logo
pr-logo-head
Selasa, 03/04/2018 20:00
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Peneliti Ungkap Kadal Kuno Miliki Empat Mata

img6

Kadal Kuno (Sumber: Foxnews)

Para ilmuwan baru-baru ini mengamati fosil reptil kadal dan menemukan bahwa ada dua mata tambahan di atas kepalanya.

Kadal itu, yang dikenal sebagai "Saniwa Ensidens", ditemukan hampir 150 tahun yang lalu di Bridger Basin di Wyoming barat daya. 

Namun, baru-baru ini para ilmuwan menemukan menggunakan computed tomography (CT) scanner, bahwa makhluk kuno tersebut adalah satu-satunya vertebrata berahang yang diketahui memiliki empat mata untuk menjelajah bumi.

Hal itu diambil berdasarkan penelitian yang diterbitkan Senin kemarin dalam Biology Journal.

"Ini memberikan pengetahuan untuk kita betapa mudahnya hal terjadi dalam evolusi. Untuk merakit sendiri organ yang kompleks dalam keadaan tertentu," kata Paleontolog Yale, Bhart Anjan Bhullar dan rekan penulis studi tersebut kepada YaleNews

Menurutnya, mata secara klasik dianggap sebagai struktur yang sangat rumit.

Faktanya, otak hanya menunggu ketika mata bekerja setiap saat.

Para peneliti dari Yale dan Senckenberg Research Institute Jerman bekerja sama untuk membuktikan bahwa kadal dengan mata empat saat ini mungkin telah berevolusi berbeda dari vertebrata lainnya, seperti katak dan ikan.

Dari studi tersebut dijelaskan bahwa mata ketiga pada kadal adalah turunan parapineal.

"Evolusi pineal tidak hanya menunjukkan pengurangan paralel tetapi juga elaborasi," lanjut Bhart.

Kebanyakan vertebrata berahang memiliki organ pineal, yang oleh para peneliti disebut sebagai "mata ketiga" yang bertindak sebagai mata internal. 

Namun, banyak yang percaya bahwa mata ketiga kadal itu berkembang dari organ lain yang dikenal sebagai parapineal dan para peneliti menunjukkan ini sebagai bukti.

"Dengan menemukan kadal bermata empat, di mana kedua pineal dan parapineal membentuk mata di bagian atas kepala, kita bisa menunjukkan bahwa mata ketiga kadal benar-benar berbeda dari mata vertebrata lainnya," ujar penulis Krister Smith, yang bekerja untuk Senckenberg Research Institute, mengatakan kepada YaleNews.

Dengan menggunakan CT scan, para peneliti dapat memeriksa secara dekat 1870 sampel makhluk yang berusia sekitar 49 juta tahun, tersebut.

Sekaligus membuat gambar 3D untuk membantu mereka mendapatkan tampilan yang lebih baik di mata ketiga dan keempat mereka di atas kepala.

#Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

EDUKASI

Waspada, Botol Air Mineral Bisa Bakar Mobil

Senin, 25/06/2018 15:00
img1

EDUKASI

Lima Bahasa Lokal yang Populer di Dunia

Senin, 27/11/2017 13:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018