logo
pr-logo-head
Rabu, 07/02/2018 10:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ilmuwan Ungkap Fosil Laba-Laba Berusia 100 Juta Tahun

img6

Laba-laba berusia 100 juta tahun (Reuters)

Sejumlah ilmuwan berhasil menemukan fosil dari salah satu spesies laba-laba yang berusia 100 juta tahun.

Mereka menemukan empat spesimen fosil arakhnida yang disebut Chimerarachne yingi, di sebuah hutan hujan tropis di Myanmar.

Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Ecology & Evolution.

Arakhnida itu berbentuk seperti sebuah laba-laba dengan jaring yang khas.

Namun, arakhnida memiliki buntut seperti cambuk dan dipenuhi rambut pendek.

"Ini adalah fosil utama untuk memahami asal-usul laba-laba," kata ahli paleontologi Bo Wang dari Chinese Academy of Sciences kepada Reuters.

Menurutnya, fosil tersebut merupakan cabang awal dari laba-laba.

Foto: AFP

Ia juga menyiratkan bahwa ada garis keturunan laba-laba berekor yang diperkirakan berasal dari zaman Paleozik (era geologi yang bertahan 251 juta tahun lalu) dan bertahan setidaknya melalui periode Krustasea Asia Tenggara.

Meskipun penampilannya menakutkan, Chimerarachne yang berdengung itu hanya memiliki panjang 7,5 milimeter.

Sementara itu, Paleontologi dari University of Kansas, Paul Selden mengatakan spesies tersebut menunjukan adanya 'missing link' antara laba-laba modern dengan leluhurnya.

"Chimerarachne bisa dianggap sebagai laba-laba. Itu semua tergantung dari mana kita menarik garisnya," ujar Selden.

Arakhnida paling awal yakni laba-laba, kalajengking, tungau, kutu dan lainnya, mencapai sekitar 420 juta tahun yang lalu.

Laba-laba sejati yang paling banyak dikenal hidup sekitar 315 juta tahun yang lalu.

Banyak hewan dan tumbuhan telah ditemukan indah diawetkan di dalam amber, yang merupakan fosil resin pohon.

Banyak penemuan amber penting telah dibuat di Myanmar.

Chimerarachne mungkin hidup di bawah kulit kayu atau lumut di kaki pohon.

"Keempat spesimen itu adalah laki-laki dewasa, yang akan berkeliling mencari wanita pada saat ini dalam kehidupan mereka," ujar Selden.

#Edukasi #gaya hidup #hiburan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN