logo
pr-logo-head
Sabtu, 10/02/2018 07:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ternyata, Ini Penyebab Aroma Hujan Begitu Menyenangkan

img6

Ilustrasi hujan (Sumber: growingsocialmedia.com)

Tak sedikit orang menyukai hujan dengan alasan memiliki aroma yang khas.

Selain khas, aroma hujan membuat sebagian orang merasa senang ketika mencium bau tersebut.

Melansir laman livescience.com, Sabtu, 10 Februari 2018, salah satu dari beberapa bau hujan itu disebut Petrichor.

Pertichor akan tercium di udara saat hujan turun setelah kemarau panjang.

Petrichor berasal dari kata Petra dalam bahasa Yunani artinya batu, dan ichor berarti darah dewa dalam mitos Yunani Kuno.

Istilah Petrichor tercipta dari dua ilmuwan Australia, Isabel Joy Bear dan R.G. Thomas, pada 1964 ketika mempelajari bau iklim basah.

"Aromanya sangat menyenangkan, semacam bau kasturi. Anda juga akan menciumnya ketika di taman dan tengah menggali tanah," kata ahli tanah Bill Ypsilantis.

Aroma tersebut berasal dari tumbuhan yang mengeluarkan minyak selama periode kering.

Jadi saat hujan turun, minyak yang tersebut terlepas ke udara.

Pada saat bersamaan, zat kimia yang dihasilkan bakteri tanah Actinomycetes terlepas ke udara juga.

Senyawa aromatik ini berkombinasi untuk menghasilkan aroma Petrichor yang menyegarkan ketika hujan menyentuh tanah.

Selain itu, ada bau yang berkaitan dengan ozon.

Selama hujan petir, kilat dapat memecah molekul oksigen dan nitrogen di atmosfer yang akhirnya berkombinasi kembali menjadi nitrit oksida.

Substansi ini berinteraksi dengan zat kimia lain di atmosfer untuk membentuk ozon, yang memiliki bau tajam yang mirip klorin.

Jadi saat ada orang mengatakan bahwa ia dapat mencium datangnya hujan, ia sebenarnya mencium ozon dari awan yang tertiup angin dan masuk ke hidung.

#Edukasi #gaya hidup #hujan #riset

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

EDUKASI

Penyebab Seseorang Menjadi Kidal

Senin, 30/04/2018 17:00