logo
pr-logo-head
Senin, 09/04/2018 11:30
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Identitas Mumi 4000 Tahun Akhirnya Dipecahkan FBI

img6

Mumi Mesir (sumber: Independent)

Sebuah misteri sepanjang abad tentang identitas seorang mumi Mesir berusia 4.000 tahun akhirnya diselesaikan oleh FBI.

Sejak 1915, para ilmuwan merasa kebingungan atas kepala mumi yang terputus dan ditemukan di sudut makam sisa penjarahan di Deit el-Bersha, sebuah pekuburan Mesir kuno.

Arkeolog bernama Djehutynakht yang bekerja pada gubernur, tidak dapat memahami apakah kepala itu laki-laki atau perempuan.

Diperlukan seorang ilmuwan forensik di FBI, yang menggunakan teknologi pengurutan DNA canggih, untuk mengatakan dengan pasti apakah kepala itu milik sang gubernur. 

Odile Loreille, seorang ahli biologi FBI, mengebor gigi yang diambil dari tengkorak dan mengumpulkan bubuk itu, melarutkannya dalam larutan kimia.

Dilansir dari Independent, Senin 9 April 2018, Lorille menggunakan mesin DNA tersebut yang diikuti dengan instrumen pengurutan. 

Dengan memeriksa rasio kromosom seks, ia bisa menyimpulkan bahwa tengkorak itu laki-laki.

"Saya tidak berpikir itu akan berhasil, saya pikir itu akan terlalu terdegradasi," katanya kepada CNN.

Usia kepala, dan fakta tentang kepala yang ditemukan di gurun, membuatnya sangat menantang untuk mengekstraksi DNA.

DNA, sebuah molekul yang mengandung kode genetik, terurai seiring waktu.

Kepala itu juga telah dirusak oleh para penjarah, yang menggeledah makam dan menghancurkan tubuh pada zaman kuno. 

Selain itu, para arkeolog modern juga membuatnya rusak karena mencoba untuk mencari tahu identitasnya.

Upaya baru untuk mengidentifikasi hal itu dilakukan pada pergantian tahun ketika Boston Museum of Fine Arts, yang menyimpan isi makam, menyerahkan tengkorak ke Rumah Sakit Umum Massachusetts.

Pada tahun 2005 rumah sakit memasukkannya melalui CT scan, kemudian mencoba untuk menguji DNA yang diekstraksi dari gigi, tetapi usaha itu gagal.

FBI melangkah masuk karena menemukan peluang untuk mempraktekkan ekstraksi DNA lanjutan, sesuatu yang kadang-kadang dilakukan ketika memecahkan kejahatan modern.

"Ini tidak seperti FBI memiliki unit yang hanya melakukan kasus-kasus historis," Anthony Onorato, kepala unit pendukung DNA FBI, mengatakan kepada CNN. 

FBI mempublikasikan penemuannya di jurnal Gen.

#Edukasi #penelitian

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

EDUKASI

Menikah, Undang Mantan atau Tidak?

Senin, 05/03/2018 17:30
img1

EDUKASI

VIDEO: Trik Merebus Telur dengan Sempurna

Rabu, 14/03/2018 15:30
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018