logo
pr-logo-head
Senin, 09/04/2018 12:30
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Begini Cara Keluarga Kerajaan Menyeduh Teh

img6

Ilustrasi (Sumber: pixabay)

Perdebatan tentang bagaimana membuat secangkir teh yang sempurna tidak akan pernah berakhir. 

Namun, menurut mantan kepala pelayan kerajaan Grant Harrold, ada metode khusus untuk membuat minuman ala kerajaan.

Mr. Harrold adalah anggota rumah tangga Pangeran Wales dan Duchess of Cornwall, dan masih tinggal di real Highgrove, sehingga dirinya tahu tentang cara hidup kerajaan.

Ia mengungkapkan empat langkah sempurna yang dilakukan keluarga kerajaan dan ada satu langkah khusus yang menarik perhatian yaitu cara mengaduk.

Dilansir dari Independent, Senin 9 April 2018, inilah metode Harrold:

1. Tuang teh ke dalam cangkir dari teko teh.

2. Tambahkan susu pada cangkir setelah teh, hal ini mungkin tidak pernah dilakukan orang lain sebelumnya.

3. Aduk dengan maju mundur, jangan pernah menggunakan gerakan melingkar dan jangan menyentuh sisi.

4. Minum perlahan dari cangkir, jangan menyeruput.

Menurut Harrold, tradisi teh pertama terjadi pada abad ke-18, ketika potter Inggris Josiah Spode memutuskan bahwa cangkir teh China harus dibuat dari tulang hewan untuk mencegah mereka retak ketika teh panas ditambahkan.

Sejak saat itu, menuangkan teh pertama menjadi simbol status di antara bangsawan dan kelas atas, serta kesempatan untuk memamerkan porselen halus mereka.

Sementara itu, para pelayan di lantai bawah harus menambahkan susu terlebih dahulu untuk menghentikan peralatan tanah liat mereka dari keretakan air panas.

Namun, mengapa Anda dilarang mengaduk teh dengan gaya lingkaran seperti kebanyakan orang?

Harrold memberi dalam Business Insider, "Jika kita melakukan gerakan melingkar kita dapat menciptakan badai di cangkir teh dan melihat teh datang dari sisi yang seharusnya tidak kita inginkan".

Jika sendok menyentuh sisi-sisinya, itu membuat suara kemelekatan dan kita tidak menginginkannya di meja perjamuan teh.

"Saya yakin Ratu menikmati Assam atau Earl Grey-nya dengan cara tradisional, dibuat dengan daun teh di teko dan dituangkan ke dalam cangkir porselen tulang halus. Dia juga akan menggunakan saringan," lanjut Harold.

Ia menambahkan, bahwa itu juga merupakan "mitos" bahwa anggota keluarga kerajaan mencuatkan jari kelingking mereka sambil minum.

"Saya tidak pernah melihat itu terjadi sama sekali," katanya.

Dan jika Anda kebetulan menikmati kue dan roti lapis dengan teh Anda, ada baiknya mengetahui beberapa aturan etika lainnya.

Cara kerajaan untuk memakan roti lapis adalah memotongnya dengan pisau atau mematahkannya dengan tangan, meletakkan krim terlebih dahulu dan kemudian selai.

#Edukasi #gaya hidup #Kuliner

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018