logo
pr-logo-head
Jumat, 04/05/2018 16:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : YUDHO RAHARJO

Studi: Konsumsi Buah Mempercepat Kehamilan

img6

Ilustrasi perempuan dan buah (livelovefruit.com)

Perempuan yang jarang atau tidak mengonsumsi buah sama sekali dan terlalu banyak junk food, akan sulit hamil.

Peneliti dari Universitas Adelaide, Australia, Profesor Claire Roberts, mengatakan perempuan harus mengonsumsi minimal tiga potong buah selama sebulan. Jika tidak, mereka akan lebih lama memiliki anak.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction itu memeriksa 5.598 perempuan dan mempertanyakan tentang makanannya sebelum hamil pertama.

Sebanyak 468 atau delapan persen dikatakan tidak subur dan 39 persennya mengandung dalam waktu satu bulan terakhir.

Para peneliti menemukan, perempuan dengan asupan buah rendah, risiko tidak subur meningkat dari delapan menjadi 12 persen. Sedangkan mereka yang mengonsumsi makanan cepat saji empat kali atau lebih dalam seminggu, risikonya meningkat menjadi 16 persen.

"Temuan ini menunjukan makanan berkualitas meningkatkan kesuburan untuk hamil," ujar Profesor Claire Roberts dikutip dari independent.co.uk.

Hal ini tentu saja menghilangkan mitos bahwa perempuan harus menghindari buah untuk kesuburan.

Seorang ahli gizi kesuburan, Melanie McGrice, ikut menanggapi mitos tersebut. Banyak perempuan yang masih berpikir menghindari buah bisa mempercepat kehamilan.

"Penelitian ini tidak hanya sehat, tetapi juga bermanfaat bagi kesuburan mereka," katanya.

Perlu diketahui, buah sangat kaya akan antioksidan, vitamin, dan fitokimia.

#Edukasi #parenting

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN