logo
pr-logo-head
Selasa, 15/05/2018 14:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Status Sosial Ekonomi Pengaruhi Kondisi Otak Orang Dewasa

img6

Ilustrasi otak (Sumber: cervecerosdemexico.com)

Para peneliti mengungkapkan ada hubungan antara otak orang dewasa dengan status sosial ekonomi.

Dr Gagan Wig, peneliti sekaligus ahli saraf di Universitas Texas, mengatakan, kondisi sosial ekonomi memengaruhi struktur otak pada masa kanak-kanak hingga dewasa.

Dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of Nation Academy of Sciences of United States of America, Dr Wig menggunakan teknologi pencitraan otak terhadap 300 orang berusia antara 20 hingga 90 tahun.

Status sosial para peserta itu diukur dengan kombinasi pendidikan dan "gengsi" dari setiap pekerjaannya.

Hasilnya, pada orang dewasa setengah baya, para peneliti mencatat jika materi abu-abu kortikal otak mereka terlihat tipis.

Tipisnya kortikal bisa menyebabkan gangguan kognitif di kemudian hari, termasuk kehilangan ingatan dan demensia.

Hal ini sangat berbeda dengan orang berstatus sosial lebih tinggi, yang memiliki materi kortikal tebal dan fungsi otaknya sangat efisien.

"Apa yang kami temukan ini adalah korelasi antara status sosial ekonomi dan fungsi otak, serta anatomi," ujar Dr Wig dikutip dari independent.co.uk.

Menurut peneliti utama, Dr Micaela Chan, data ini memberi gambar yang tepat bagi setiap peserta.

"Kehidupan dan status sosial menentukan informasi yang masuk pada otak," ujarnya.

Namun, seorang spesialis pencitraan medis di Universitas College London yang tidak terlibat dalam penelitian, Profesor Derek Hill, menganggap bahwa penelitian ini memiliki keterbatasan.

"Hasilnya memang cukup menarik, hanya saja penelitian ini harus dianggap sangat awal," ujarnya.

Maksudnya, penelitian ini terlalu kecil untuk memberikan bukti kuat tentang hubungan status ekonimi dan otak.

Para peneliti harus melakukan banyak peneliti sehingga membantu memperjelas semuanya.

Sedangkan Dr Rebecca Dewey, seorang peneliti di neuroimaging di Universitas Nottingham, mencatat, ketebalan korteks pada otak sangat terikat dengan pendidikan seseorang.

#Edukasi #gaya hidup #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

EDUKASI

Cara Mengatasi Hal Negatif dari Berita

Kamis, 17/05/2018 12:00
img1

EDUKASI

Tujuh Kiat Ajak Anak Berkata Jujur

Senin, 11/12/2017 13:30