logo
pr-logo-head
Jumat, 15/06/2018 07:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Bukan dari Bahasa Arab, Ini Asal-Usul Kata 'Lebaran'

img6

Ilustrasi (Dok. PR)

Umat Islam di seluruh dunia tengah merayakan hari Raya Idul Fitri 2018 pada hari ini.

Idul Fitri sendiri lebih lekat dengan kata 'Lebaran' di telinga masyarakat Indonesia.

Uniknya, kata 'lebaran' itu sejatinya bukan berasal dari bahasa Arab.

Lalu, dari manakah asal usul datangnya hari Lebaran di masyarakat dalam negeri?

Dilansir dari Antaranews, sejarah asal usul kata Lebaran memang belum diketahui secara pasti.

Namun, berdasarkan artikel karya M.A. Salmun yang dimuat dalam majalah Sunda tahun 1954, kata Lebaran berasal dari tradisi agama Hindu yang bermakna usai, sudah atau selesai.

Bermaaf-maafan saat lebaran (PR)

Kemudian, istilah itu diartikan sebagai  habisnya masa puasa.

Istilah itu kemungkinan digunakan oleh para wali agar masyarakat Indonesia yang baru memeluk agama Islam kala itu tidak asing dengan perayaan hari besar agama yang dianutnya.

Pendapat lain menyebutkan bahwa kata lebaran berasal dari bahasa Jawa yaitu kata "wis bar" yang berarti sudah selesai.

Sudah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan yang dimaksud.

Namun, orang Jawa sendiri kenyataannya jarang menggunakan istilah lebaran saat Idul Fitri.

Mereka lebih sering menggunakan istilah "sugeng riyadin" sebagai ungkapan selamat hari raya Idul Fitri.

Kemudian, pendapat berbeda bermunculan yang menyebutkan Lebaran berasal dari bahasa Betawi.

Menurut bahasa Betawi, lebaran berasal dari kata lebar yang dapat diartikan luas yang merupakan gambaran keluasan atau kelegaan hati setelah melaksanakan ibadah puasa, serta kegembiraan menyambut hari kemenangan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata lebaran diartikan sebagai hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Di luar dari asal usulnya yang menimbulkan pendapat berbeda, Lebaran atau Idul Fitri bisa dimanfaatkan sebagai hari raya untuk mensucikan hati, silaturahmi dan saling memaafkan satu sama lainnya.

Dari redaksi, kami mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Fitri 2018.

#Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018