logo
pr-logo-head
Kamis, 31/05/2018 12:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Hari Tanpa Tembakau Sedunia: Merokok Renggut 10 Jiwa Setiap Menitnya

img6

Ilustrasi rokok (Pixabay)

Organisasi kesehatan dunia atau WHO telah menetapkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia atau World No Tobacco Day pada hari ini Kamis, 31 Mei 2018.

Beragam data dan fakta terkait rokok berikut ini akan membuktikan bagaimana bahaya rokok bagi manusia justru menghasilkan angka pemasukan yang cukup tinggi.

Dilansir dari AFP, dalam setiap menitnya terdapat 11 juta batang rokok yang dihisap dan 10 orang meninggal akibat kebiasaan buruk tersebut.

Menurut data WHO, sekitar satu per tujuh populasi dunia merupakan seorang perokok.

Jika dihitung ada sekitar 1 miliar orang yang aktif menjadi perokok.

Negara dengan penyumbang tertinggi adalah Tiongkok dengan jumlah 315 juta penduduk.

Foto: WHO

Angka tersebut menyumbangkan lebih dari sepertiga dari populasi total dunia.

Sementara itu, Indonesia menyumbang sebagai negara dengan perokok tertinggi pada pria berusia diatas 15 tahun sebesar 76 persen.

Sekitar 80 persen perokok dunia hidup di negara berpenghasilan rendah dan menengah dan 226 juta di antaranya dianggap miskin.

Penurunan

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet pada April 2017 mengatakan persentase orang yang menggunakan tembakau setiap hari telah menurun dalam 25 tahun.

Tercatat, pada tahun 1990, sebanyak satu dari tiga pria diketahui merokok sementara pada tahun 2015 berkurang menjadi satu berbanding empat.

Penggunaan tembakau telah menurun di tempat-tempat seperti Australia, Brasil dan Inggris, di mana tindakan anti-merokok termasuk pajak yang lebih tinggi, larangan dan peringatan kesehatan digalakkan.

Selain itu, peralihan ke Vape atau rokok elektrik menjadi pemicu turunnya angka perokok.

Vape, gaya baru dalam merokok (AFP)

Kematian

#Edukasi #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250
avatar
Ask The Expert

Mengenal Ghorayeba, Sajian Kue Lebaran Khas Negeri Firaun

Kue ini sering disebut juga sebagai biskuit pasir yang masuk dalam kategori kue kering.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Jumat, 15/06/2018