logo
pr-logo-head
Senin, 09/07/2018 10:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Tiga Mahasiswa Surabaya Ciptakan Baterai dari Tomat

img6

Ilustrasi tomat (pixabay)

Tomat merupakan buah dengan sejuta manfaat yang kaya dengan vitamin C.

Biasanya, buah ini dijadikan bahan baku makanan.

Namun, di tangan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), tomat dijadikan bahan pengganti zat kimia berbahaya pada baterai.

Ketiga mahasiswa yang mengambil jurusan Kimia itu adalah Febrilia Agar Pramesti, Abduh Muharram Chairacita, dan Putri Augista Nur Azizah.

Menurut pengarah karya inovasi tersebut, Randy Yusuf Kurniawan, buah tomat diambil sarinya terlebih dahulu.

Biasanya, 100 gram tomat akan menghasilkan 10 hingga 40 miligram vitamin C dengan cara di jus.

Randy mengatakan, asam pada tomat berfungsi sebagai sumber proton, sehingga ketika bereaksi dengan elektroda menghasilkan elektron yang mengalir ke sirkuit luar sehingga terjadi aliran listrik.

"Tetapi, kandungan elektrolit pada sari itu masih menghasilkan listrik yang kecil," ujarnya dikutip dari Antara.

Makanya, lanjut Randy, sari tomat kumudian ditambah biopolimer berupa agarose untuk menjadi elektrolit berbentuk gel.

Penambahan agarose mampu meningkatkan densitas atau kerapatan elektrolit dan tegangannya semakin tinggi.

Sementara itu, ketua tim kelompok, Febrilia Agar Pramesti mengatakan, tegangan listrik yang dihasilkan adalah satu volt.

Hasil ini merupakan perbandingan volume sari tomat dan agarose encer sebesar 1:2.

Sedangkan untuk agarose encer sendiri dibuat dengan melarutkan biopolimer agarose ke dalam air dengan perbandingan volume 1:3.

Selain dapat menghasilkan tegangan yang cukup tinggi, baterai gel buah tomat juga dapat bertahan dengan stabil.

Febrilia beserta timnya melakukan percobaan selama 30 menit.

Selama itu, hanya terjadi selisih antara 0,015.

Kestabilan itu sangat sulit diperoleh pada penelitian baterai pada umumnya.

Ia mewakili timnya, berharap baterai gel buah tomat dapat digunakan masyarakat sebagai alternatif baterai ramah lingkungan.

Serta, mengantarkan mereka lolos dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-31 yang digelar Agustus mendatang di Yogyakarta.

#Edukasi #Kuliner #tekno

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN