logo
pr-logo-head
Kamis, 26/07/2018 12:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Studi: Alasan Seseorang Dapat Merasakan Ketika Diawasi

img6

Ilustrasi diawasi (Sumber: bbc.co.uk)

Sebagian besar orang termasuk Anda mungkin pernah mengalami perasaan seperti diikuti atau diawasi seseorang.

Namun, setelah dicari, Anda tidak menemukan siapa-siapa dan akan merasa seperti itu di beberapa tempat.

Tak sedikit orang yang menguhubungkan fenomena ini dengan hal-hal yang mistis atau gaib.

Nyatanya, perasaan seperti itu ternyata ada kaitannya dengan reaksi otak manusia.

Otak akan secara otomatis bereaksi dan mengisyaratkan jika ada seseorang yang tengah memperhatikan.

Seperti yang diberitakan National Geographic, setiap manusia memiliki sistem yang bernama Sistem Deteksi Tatapan (Gaze Detection System).

Sistem itu memunculkan perasaan seolah-olah si pemilik tubuh sedang diperhatikan orang lain.

Para ahli biologi menyatakan, otak memiliki banyak sel sensitif yang unik, di mana seseorang dapat merasakan sebuah tatapan.

Sebuah penelitian mengungkapkan, ketika seseorang menatap, sel-sel unik itu secara otomatis hidup dan memberi sinyal kuat.

Hanya saja, tidak setiap orang memiliiki deteksi tatapan yang sangat sensitif.

Hal itulah yang menyebabkan rasa sensitif setiap orang berbeda-beda.

#Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018