logo
pr-logo-head
Jumat, 03/08/2018 09:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Shining Monday, Cara Jepang Membuat Karyawan Lebih Nyaman Bekerja

img6

Ilustrasi pekerja di Jepang (Reuters)

Hari Senin merupakan awal kerja bagi setiap karyawan. Hari Senin kerap dibenci oleh para pekerja karena mereka harus kembali ke kantor setelah berlibur di akhir pekan. Untuk itulah kalimat kiasan 'I Hate Monday' sering bergema di telinga kita.

Namun, hal itu tidak akan terjadi bagi para pekerja di Jepang dalam beberapa waktu yang akan datang. Pemerintah Jepang melalui Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian melakukan inisiatif program dengan nama Shining Monday.

Melansir laman Telegraph, program Shining Monday mengharuskan perusahaan sebulan sekali membiarkan karyawan memiliki waktu istirahat hari pertama dari minggu kerja dan datang ke kantor setelah makan siang.

Kementerian itu telah melakukan uji coba program pada akhir Juli 2018 kemarin dimana 30 persen karyawan mengambil jatah Shining Monday atau cuti pagi pada 27 Juli 2018. Hasilnya, kinerja kementerian tetap baik meskipun sejumlah karyawan mengambil cuti pagi.

Berdasarkan hasil uji coba tersebut, kementerian kini tengah menyusun rencana untuk memasukan program ini ke dunia korporat Jepang meskipun pada akhirnya keputusan akan tetap diambil oleh perusahaan.

Program ini sejatinya merupakan bagian dari ide sebelumnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Jepang tahun 2017 bernama Premium Friday. Dalam program itu, perusahaan harus membiarkan karyawan pulang lebih awal pada hari Jumat terakhir setiap bulan, agar bisa menikmati waktu luang bersama keluarga.

Sayangnya, program itu tidak berjalan sesuai rencana karena  akhir bulan cenderung menjadi waktu yang sangat sibuk di kantor-kantor Jepang, karena akun bulanan dihitung dan ditutup. Dalam sebuah survei, hanya 11,2 persen pekerja yang mengatakan bahwa mereka benar-benar pulang lebih awal pada hari yang seharusnya istimewa.

#gaya hidup #hiburan #Hidup Gaya #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018