logo
pr-logo-head
Senin, 13/08/2018 08:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Studi: Masyarakat Kanada Tidak Terpengaruh Legalisasi Konsumsi Ganja

img6

Ganja (AFP)

Tak lama lagi, Kanada akan resmi melegalkan ganja untuk kebutuhan rekreasi mulai 17 Oktober 2018 mendatang.

Uniknya, kebanyakan orang Kanada mengatakan mereka mungkin tidak akan mencoba ganja.

Bahkan, jika mereka sudah menggunakannya, tidak akan menggunakan lebih banyak obat yang mengubah suasana hati ketika menjadi legal.

Mereka mengatakan legalisasi ganja tidak mungkin mengubah penggunaan obat yang mengubah suasana hati saat ini

Melansir AFP, survei Statistik Kanada terbaru menyebutkan bahwa 82 persen lebih dari 5.000 orang Kanada mengatakan mereka tidak mungkin mencoba ganja atau meningkatkan konsumsi mereka semenjak legalisasi.

Di antara pengguna saat ini, 28 persen mengatakan mereka mungkin akan meningkatkan penggunaan ganja mereka.

Data juga menyebutkan bahwa 4,6 juta orang Kanada, atau 16 persen dari populasi, menggunakan ganja pada paruh pertama tahun ini.

Pria lebih cenderung mengonsumsi pot daripada wanita, dimana bunga dan daun kering menjadi favorit, sedangkan perempuan lebih menyukai makanan mengandung ganja.

Secara keseluruhan, ganja kering menyumbang 86 persen dari total konsumsi sementara makanan ganja yang akan legal 2019 menyumbang 32 persen.

Produk ganja populer lainnya termasuk hashish dan kief, konsentrat cair dan pena vape.

Seperempat pengguna melaporkan menghabiskan hingga 100 Dollar Kanada untuk ganja dari Mei hingga Juni, sementara 21 persen dihabiskan hingga 250 Dollar Kanada dan 21 persen orang menghabiskan lebih dari 250 Dollar Kanada.

Sisanya, yang mengaku telah mencobanya hanya sekali atau dua kali dalam periode itu, tidak menghabiskan apa pun di atas pot.

#Edukasi #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018