logo
pr-logo-head
Rabu, 14/03/2018 12:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Stephen Hawking Meninggal Usia 76 Tahun, Ini Sumbangannya untuk Dunia

img6

Stephen Hawking (Sumber: reuters)

Stephen Hawking merupakan fisikawan yang meninggal di kediamannya pada 13 Maret 2018 waktu setempat di usia 76 tahun.

Kabar itu datang dari ketiga anaknya, Lucy, Robert, dan Tim.

"Kami berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya ayah. Kami akan merindukannya selamanya," ujarnya dikutip dari nypost.com, Rabu, 14 Maret 2018.

Meski mengidap penyakit neurologis langka sejak 1963, ia tetap melanjutkan studinya di Universitas Cambridge dan menjadi salah satu fisikawan paling berbengaruh sejak masa Albert Einstein.

"Ia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang ide dan warisannya akan diteruskan selama bertahun-tahun," ujar mereka.

The Rare Book Sleuth

Selama masa hidupnya, Hawking telah menyumbang dalam bidang fisika kuantum, terutama teorinya tentang teori kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking.

Dari banyaknya buku yang ditulis, yang paling terkenal adalah A Brief History of Time, yang tercantum dalam daftar best seller di Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut.

#Edukasi #gaya hidup #stephen hawking #tokoh

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250
avatar
Ask The Expert

Promosi Makan Sepuasnya Sebulan Penuh, Restoran Ini Akhirnya Bangkrut

Dengan uang Rp262 ribu, pengunjung bisa menikmati hidangan sepuasnya selama sebulan penuh di restoran Jaimener.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Minggu, 24/06/2018