logo
pr-logo-head
Senin, 11/12/2017 13:00
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : SICA HARUM

Kiat Cepat Kerja bagi Lulusan Baru

img6

Ilustrasi wawancara kerja (Foto: Pexels.com)

Setiap tahun, jutaan sarjana dihasilkan perguruan tinggi di Indonesia. Namun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kelompok itu juga yang menyumbang angka pengangguran terbesar. 

Apa yang menyebabkan ini terjadi?

Dilansir dari Business Times, Experience, Inc. ini lah yang perusahaan inginkan pada lulusan baru dalam melamar pekerjaan.

Mayoritas perusaahan menginginkan lulusan baru memiliki pengalaman, seperti magang selama enam bulan terakhir. Sedangkan, tidak semua lulusan baru memiliki pengalaman bekerja.

Berikut ini adalah cara untuk membangun resume dan memposisikan diri dalam menciptakan untuk mendapatkan pekerjaan.

Kembangkan "Soft Skill" Anda

Pengalaman tentu penting, namun dalam penelitian ini, memperkerjakan lulusan baru dengan kemampuan komunikasi dan kerjasama tim sangatlah penting.

Keterampilan ini akan menunjukkan seberapa positif pelamar dengan budaya perusahaan. Cara terbaik dalam mengembangkan skill ini adalah menjadi diri yang mandiri, sadar, dan ramah akan orang sekitar.

Fokus dengan yang Anda Sukai

Jika Anda tidak berkeinginan bekerja dengan perusahaan yang tidak disukai, sikap ini akan terlihat saat wawancara.

Lebih baik, fokus pada pekerjaan yang Anda sukai, energi positif akan memancar pada saat wawancara. 

Siapkan Diri Sebelum Wawancara

Lakukan riset terhadap perusahaan yang Anda lamar. Buka situs resmi perusahaan, gali informasinya, dan pantau akun media sosial mereka. 

Dengan belajar tentang perusahaan mereka, Anda akan terhubung saat wawancara dan menunjukkan kepeduliaannya pada atasan.

Miliki Pola Pikir Kewirausahaan

Kewirausahaan semata masalah pola pikir, tidak harus berujung Anda mengundurkan diri dari perusahaan dan membuka usaha sendiri. 

Hampir secara keseluruhan, pengusaha lebih memilih lulusan baru dengan ide wirausahaan.

Ini akan membawa Anda ke dalam pola pikir di mana pengusaha membutuhkan inovasi untuk bertahan dan berkembang dalam perusahaan.

 

#Edukasi #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

EDUKASI

Arkeolog Temukan Mosaik Berusia 1800 Tahun di Israel

Minggu, 11/02/2018 17:00
img1

EDUKASI

Lima Hal yang Menjauhkan Anda dari Sukses

Minggu, 18/03/2018 15:00
img1

EDUKASI

Kiat Pernikahan Mewah Tetap Hemat

Kamis, 30/11/2017 17:00
img1

EDUKASI

Menikah, Undang Mantan atau Tidak?

Senin, 05/03/2018 17:30