logo
pr-logo-head
Kamis, 07/12/2017 21:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Survei Nielsen: Media Online Unggul di Atas Media Cetak

img6

Ilustrasi media online (reuters)

Perkembangan teknologi yang begitu signifikan mampu mengubah kebiasaan masyarakat.

Salah satu kebiasaan masyarakat yang berubah adalah lebih tingginya pembaca media digital atau online daripada media cetak yang lebih dulu hadir.

Menurut data Nielsen Consumer and Media View, sampai dengan kuartal ketiga 2017, jumlah pembaca versi digital mencapai 6 juta orang dengan penetrasi sebesar 11 persen hingga triwulan ketiga tahun ini.

Sementara itu, media cetak memiliki penetrasi sebesar 8 persen dengan jumlah pembaca mencapai 4,5 juta orang.

“Ini membuktikan bahwa minat membaca tidak turun, tapi hanya berganti platform saja,” ujar Direktur Eksekutif dari Nielsen Media, Hellen Katherina melalui siaran persnya 7 Desember 2017.

Hal menarik lainnya, lanjut dia, media versi digital mampu menjangkau pembaca dari Generasi Z dengan rentang usia 10-19 tahun (17%).

"Mereka adalah konsumen media masa depan," tambah Hellen.

Secara keseluruhan media cetak hanya menempati posisi kelima pilihan masyarakat untuk mendapatkan informasi dengan persentase 8 persen.

Urutan pertama masih ditempati televisi dengan 96 persen (52,8 juta), kemudian papan iklan di jalanan 52 persen (28,6 juta), penggunaan internet sebesar 43 persen (23,3 juta) dan radio sebesar 37 persen (11,8 juta).

Data keseluruhan diambil dari 17 ribu responden dengan populasi total 54 juta orang yang tersebar di 11 kota di Indonesia mulai dari Jakarta, Surakarta, Makassar hingga Banjarmasin.

Koran masih jadi favorit

Nielsen juga mencatat bahwa koran masih menjadi favorit dalam media cetak mengalahkan tabloid dan majalah.

Koran memimpin dengan 83 persen, tabloid 17 persen dan majalah dengan 15 persen.

Jika dilihat dari profil pembaca, media cetak di Indonesia cenderung dikonsumsi oleh konsumen dari rentang usia 20-49 tahun (74%).

Sebagian besar pembaca media cetak memiliki domisili di luar pulau Jawa.

Hal itu kemungkinan disebabkan oleh sulitnya sinyal internet pada daerah di luar Pulau Jawa.

#Edukasi #koran #media online #survei

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018