logo
pr-logo-head
Jumat, 20/04/2018 15:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Indonesia Akan Jadi Pusat Mode Muslim Dunia 2020

img6

Sumber foto: Randi Mulyadi/PR

Direktur Riset dan Pengembangan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Wawan Rusiawan, mengatakan bahwa Indonesia harus menjadi pusat mode muslim di dunia pada 2020.

"Untuk mencapai itu, kita harus menjadi trendsetter, jangan mengekor," ujar Wawan dalam konferensi pers Muslim Fashion Festival Indoensia (MUFFEST) 2018, di Jakarta.

BACA JUGA : Pertama Kali, Arab Gelar Ajang Fashion Week di Negaranya

Wawan menjelaskan, fesyen merupakan subsektor kedua terbesar di Indonesia setelah kuliner.

Direktur Riset dan Pengembangan BEKRAF, Wawan Rusiawan (tengah)

Menurutnya, mode muslim juga telah menjadi gaya hidup masyarkat, bahkan brand besar sudah mencoba merambah ke sana.

Selain itu, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pusat, dengan memanfaatkan budaya dan konten lokal.

"Dengan digambungkan dengan trend global, kita akan memberikan tawaran yang berbeda," katanya.

Berdasarkan data dari Empowering a Billion Woman Sumit, angka belanja fesyen muslim telah mengambil 11 persen dari total sekitar US$258 miliar atau kurang lebih Rp3,5 kuadriliun.

BACA JUGA : Empat Raksasa Fashion ini Rilis Produk Hijab

"Dalam hal ini, saya mewakili BEKRAF, sangat mendukung para designer di Indonesia melalui acara MUFFEST 2018," ujarnya.

Untuk diketahui, MUFFEST 2018 merupakan ajang kedua kalinya yang dilaksanakan di Main Lobby & Plenary Hall, Jakarta Convention Center (JCC).

#fashion and beauty #gaya hidup #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

FASHION & BEAUTY

Kate Middleton Hadiri Gala Dinner di Kerajaan Norwegia

Jumat, 02/02/2018 17:00
img1

FASHION & BEAUTY

Nike Resmi Luncurkan Koleksi Hijab, Berapa Harganya?

Rabu, 06/12/2017 11:30
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018