logo
pr-logo-head
Kamis, 14/06/2018 16:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Tiga Tradisi Lebaran yang Jarang Dilakukan Lagi

img6

Ilustrasi kupat

Tradisi lebaran di Indonesia sangat beragam.

Hampir semua daerah memilikinya, bahkan yang paling umum dilakukan adalah makan ketupat.

Seiring berjalannya waktu, ada beberapa tradisi lebaran yang sudah jarang dilakukan karena berubahan zaman.

Berikut tiga tradisi atau kebiasaan yang sudah jarang dilakukan.

1. Kartu Ucapan

Dulu, ada tradisi memberikan kartu ucapan Selamat Lebaran maupun permohonan maaf.

Kartu ucapannya sangat mudah didapat.

Namun kini, tradisi ini sangat jarang dilakukan dan sulit ditemukan penjual kartunya.

Kebiasaan ini hilang sejak perkembangan teknologi dan internet.

Ucapan Lebaran dengan cara tradisional kini berganti menjadi pesan elektronik, melalui media sosial.
 
2. Keliling kampung

Mungkin kebiasaan ini masih dilakukan di beberapa daerah.

Namun, tidak semua orang melakukannya.

Berkeliling kampung mengunjungi rumah tetangga adalah cara bersilaturahmi sekaligus saling memafkan di hari raya Idul Fitri.

Hanya saja, anak-anak sudah jarang melakukannya karena terlalu asyik dengan gawai masing-masing.

3.    Nonton Srimulat

Srimulat merupakan film yang paling sering muncul di televisi saat Lebaran.

Bagi yang belum pernah menontonnya, film ini merupakan cerita komedi yang dibawakan oleh alm. Jojon, Cahyono, Uu, dan Joice.

Sayangnya, film tersebut tidak lagi dapat kita nikmati saat lebaran.

Beberapa tokoh telah meninggal dunia seperti alm. Jojon, alm. Cahyono, alm. Uuk.

Tradisi menonton Srimulat telah berganti dengan film zaman sekarang yang lebih modern.

#hiburan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN