logo
pr-logo-head
Rabu, 30/05/2018 11:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Starbucks Tutup 8 Ribu Gerainya di Amerika Serikat Seharian Penuh

img6

Starbucks (AFP)

Starbucks menutup lebih dari 8.000 gerainya yang ada di Amerika Serikat pada Selasa, 29 Mei 2018.

Penutupan kedai kopi terbesar di dunia itu untuk memberikan pelatihan anti-rasis kepada 175 ribu pegawainya.

Dilansir dari AFP, pelatihan itu diberikan setelah adanya insiden penangkapan orang berkulit hitam di salah satu gerai Starbucks di Philadelphia bulan lalu.

Dua pria itu ditangkap setelah manajer gerai Starbucks menghubungi polisi untuk mengusirnya karena keduanya tidak memesan apapun.

Foto: AFP

"Kami menyadari bahwa empat jam pelatihan tidak akan memecahkan ketidakadilan rasial di Amerika atau siapa pun yang datang ke toko kami yang mungkin memiliki masalah," ujar ketua eksekutif Starbucks, Howard Schultz kepada CNN.

Dalam pelatihan itu, karyawan akan menonton film dokumenter Stanley Nelson tentang sejarah Afrika-Amerika dan perjuangan hak-hak sipil, sebelum mendiskusikan kelompok mereka sendiri pengalaman diskriminasi rasial.

Karyawan juga akan mendapat kurikulum yang disusun melalui hasil konsultasi dengan beberapa ahli seperti jaksa presiden AS Barack Obama, Eric Holder dan pengacara hak-hak sipil, Bryan Stevenson.

Karena penutupan itu mengakibatkan pencinta Frappuccino harus berbelanja di tempat lain.

Diperkirakan, Starbucks kehilangan hingga US$14 juta atau setara Rp196 miliar akibar penutupan tersebut.

Perusahaan berjanji untuk mengintegrasikan pelatihan lebih lanjut di Amerika Serikat dan semua gerainya di seluruh dunia.

Saat ini, Starbucks sendiri telah memiliki 25.000 kedai kopi yang tersebar di 70 negara.

#hiburan #Kuliner

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018