logo
pr-logo-head
Minggu, 01/07/2018 10:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Menengok Uniknya Kehidupan Buaya Berwarna Oranye di Gabon

img6

Buaya Oranye (AFP)

Gabon merupakan salah satu negara di Afrika Barat yang terkenal akan keanekaragaman hayatinya.

Penemuan terbaru yang cukup unik yakni hadirnya seekor buaya berwarna orange atau jingga.

Hewan unik ini ditemukan secara tidak sengaja oleh ilmuwan yang tengah mencari jejak manusia purba di gua Abanda, di wilayah Omboue, Gabon Selatan.

Awalnya, para peneliti mengira warna orange pada buaya disebabkan oleh makanannya yakni kelelawar oranye yang hidup di gua.

Seiring berkembangnya waktu, teori itu pun salah.

"Awalnya kami pikir warnanya berasal dari makanan mereka, karena kami melihat bahwa reptil ini memakan kelelawar oranye," ujar Geo-Arkeolog Richard Oslisly seperti dikutip dari AFP, Minggu, 1 Juli 2018.

Foto: AFP

Ilmuwan sepakat membuang teori tersebut dan akhirnya menemukan hipotesis bahwa kurangnya cahaya di gua terisolasi tersebut mungkin telah menyebabkan depigmentasi.

Selain itu, urea dalam kotoran kelelawar mungkin telah menyebabkan warna oranye.

"Kelelawar guano mulai menyerang kulit mereka dan mengubah warna mereka," ujar ahli speleologi (ilmu gua) Olivier Testa yang juga terlibat dalam penelitian ini.

Oslisly, Testa, dan peneliti Amerika, Matthew Shirley telah melakukan banyak ekspedisi untuk mempelajari hewan unik yang bisa mencapai tinggi 1,7 meter ini.

"Kami pikir ini... buaya telah berada di gua Abanda selama sekitar 3.000 tahun, yang berkorelasi cukup baik dengan waktu ketika permukaan laut turun dan zona pesisir ini menjadi terestrial sekali lagi," kata Shirley.

Saat memetakan kompleks gua, peneliti menemukan empat ekor buaya berwarna orange dari total 40 ekor populasi.

Satu kemungkinan adalah bahwa buaya oranye memasuki habitat mereka saat ini melalui celah sempit, kemudian mereka lewati dan tidak dapat kembali.

Kulit mereka akhirnya berubah warna sebagai respons terhadap kelelawar oranye yang ada di gua akibat banyaknya kotoran.

Dalam kegelapan total, hewan ini hanya bertahan hidup dengan memakan kelelawar dan jangkrik.

Kini, buaya-buaya di Gua Abanda --baik yang oranye maupun normal, telah menjadi spesies dilindungi di Gabon.

Oslisly berharap situs Abanda ini dapat menjadi "tempat perlindungan yang sepenuhnya dilindungi".

"Ada banyak hal yang bisa dipelajari di gua-gua Abanda," ujarnya.

#hiburan #Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018