logo
pr-logo-head
Kamis, 15/02/2018 08:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Karyanya Dihapus, 21 Seniman Grafiti di AS Dapat Rp92 Miliar

img6

Ilustrasi (Sumber: pixabay)

Sebanyak 21 seniman grafiti di Amerika Serikat berhak mendapatkan uang senilai US$6,7 juta atau setara Rp92 miliar.

Hal itu merupakan jumlah ganti rugi akibat grafiti yang mereka buat dihapus dengan cat putih oleh oleh pengembang Jerry Wolkoff pada 2013 lalu.

Keputusan tersebut dijatuhkan oleh Pengadilan New York melalui Hakim Frederick Block.

Pemberian ganti rugi ini juga berdasarkan Undang-undang yang mengatur bahwa setiap karya seni harus dilindungi.

Menurut hakim, masing-masing seniman akan menerima uang sebesar US$150 ribu atau setara Rp2 miliar untuk 45 karya grafitinya yang dihapus pengembang di 5Pointz, Queens.

5 Pointz di New York (AFP)

"Keputusan tersebut merupakan indikasi yang jelas bahwa seni aerosol berada dalam kategori yang sama dengan seni rupa lainnya, yang juga layak dilindungi undang-undang federal," kata pengacara seniman Eric Baum kepada AFP.

Diketahui, pengembang Jerry Wolkoff mengajak para seniman untuk menampilkan karya mereka di sebuah gedung kompleks industri yang disulap menjadi karya grafiti terbuka.

Namun, pada 2013 Jerry memutuskan untuk menutup karya grafiti dengan cat putih dan menghancurkan gedung tersebut setahun kemudian.

Hal itu dilakukan untuk membuat jalan perumahan mewah.

Atas dasar itulah, 21 seniman menuntut ke pengadilan karena tidak diberi kesempatan untuk menyelamatkan karya mereka.

Pengadilan pun memutuskan bahwa pihak pengembang telah melanggar hukum dan menilai karya seni yang dihapus memiliki nilai tinggi.

 

#gaya hidup #hiburan #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018