logo
pr-logo-head
Kamis, 12/07/2018 09:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ekkapol Chantawong, Pahlawan Tim 'Wild Boars' saat Terjebak di Gua Thailand

img6

Foto tim Wild Boars (AFP)

Terperangkapnya satu klub sepakbola yang berisi pemain sepakbola di Gua Thailand menggemparkan dunia.

Untungnya, 13 korban termasuk pelatih berhasil diselamatkan setelah terjebak di gua sejak 23 Juni 2018.

Dilansir dari AFP, satu nama berhak didaulat menjadi pahlawan dalam aksi penyelamatan tim sepakbola bernama Wild Boars ini.

Adalah sosok pelatih berusia 25 tahun bernama Ekkapol Chantawong.

Ekkapol bersama anak didiknya (Foto: AFP)

Bagaimana tidak, Ekkapol menjadi satu-satunya pria dewasa yang berhasil menenangkan anak didiknya saat terjebak di dalam gua.

Ia banyak dipuji karena menjaga para pemain muda yang berusia antara 11-16 tahun tetap tenang dalam kelaparan dan juga kegelapan.

Ia adalah satu-satunya orang dewasa dengan anak laki-laki ketika mereka memasuki gua pada 23 Juni sampai mereka ditemukan sembilan hari kemudian oleh penyelam Inggris di sebuah bank berlumpur jauh di dalam kompleks gua.

Ekkapol bersama empat anak didiknya menjadi yang terakhir selamat dari gua pada Selasa oleh tim rescue.

Ia juga menuliskan catatan meminta maaf kepada orang tua, dan bersumpah untuk merawat anak-anak yang terjebak di dalam gua.

Ekkapol sendiri merupakan biarawan pemula selama beberapa tahun dari usia 10 tahun, dan meninggalkan pendeta Budha sebelum menjadi biksu dan merawat neneknya di Mae Sai.

Sejak saat itu, ia menjadi pelatih Wild Boars dan membawahi belasan anak-anak remaja.

Sebagai pelatih sepakbola, ia dianggap sebagai guru yang murah hati dan sabar yang bersedia membantu bahkan anak-anak yang paling tidak terampil.

Ekkapol juga menyukai meditasi, trekking dan kehidupan di luar rumah.

Alasan inilah yang mungkin membuat tim Wild Boars mencoba menjelajahi gua Tham Luang Nang Non di Provinsi Chiang Rai, Thailand setelah latihan dan menjadi awal bencana terjadi.

"Kami akan melakukan perjalanan ke hutan, dia akan selalu membawa pasta cabai parcel berukuran ibu jari dan ketan dan kami akan tinggal di sana selama beberapa hari," ujar Ekkapol Chutinaro, seorang biksu yang juga menjadi rekannya.

#hiburan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018