logo
pr-logo-head
Rabu, 18/10/2017 15:58
PENULIS : RANDI

Surat Izin Tilang Ternyata Harus Dilengkapi dengan Ini

img6

Ilustrasi Razia Kendaraan

JAKARTA, (PR) - Pelanggar yang terkena razia polisi lalu lintas kerap kali menanyakan surat tugas tilang.

Mereka seakan tak percaya dengan apa yang dilakukan para petugas.

Padahal, tujuannya untuk melindungi pengendara dari kecelakaan dan kejahatan.

Sebenarnya, bagaimana wujud surat perintah tilang tersebut?

Melansir Facebook Divisi Humas Mabes Polri, razia kendaraan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Salah satu pasalnya memuat kewajiban petugas untuk melengkapi operasi tersebut dengan surat perintah resmi.

Dalam Pasal 2, petugas yang melakukan pemeriksaan atau razia kendaraan wajib dilengkapi surat penugasan yang dikeluarkan Kapolri, atau menteri bagi pemeriksa Pegawai Negeri Sipil. Surat tersebut juga harus memuat:

1. Alasan dan jenis pemeriksaan.
2. Waktu pemeriksaan.
3. Tempat pemeriksaan.
4. Penanggung jawab dalam pemeriksaan.
5. Daftar petugas pemeriksa.
6. Daftar pejabat penyidik yang ditugaskan selama dalam pemeriksaan.

Selanjutnya, dalam pasal 15 ayat 1 sampai 3 disebutkan bahwa pada tempat pemeriksaan wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor.

Tanda dimaksud harus ditempatkan pada jarak sekurang-kurangnya 100 meter sebelum tempat pemeriksaan.

Khusus untuk pemeriksaan yang dilakukan malam hari, selain harus dilengkapi tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan, petugas juga diwajibkan untuk memasang lampu isyarat bercahaya kuning terang.

#Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN