logo
pr-logo-head
Sabtu, 02/12/2017 19:00
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Setelah 20 Tahun, Terungkap Alasan Kematian Jack

img6

Sumber: Titanic Movie

JAKARTA, (PR) - Kenangan Titanic yang sudah 20 tahun, tak pernah hentinya para penggemarnya bertanya-tanya alasan Jack harus mati.

Dalam perbincangannya dengan Vanity Fair, James Cameron akhirnya menjawab pertanyaan yang banyak diajukan penggemar Titanic sejak film tersebut dirilis dua puluh tahun yang lalu. 

"Mengapa Rose (Kate Winslet) tidak berbagi daun pintu tempat ia bersandar dengan Jack (Leonardo DiCaprio) ketika menunggu bantuan di Laut Atlantik yang dingin?"

Sutradara James Cameron menjawab dengan santai. Menurutnya itu semata hal artistik.

"Jelas itu adalah pilihan artistik dan sudah tertulis di naskah halaman 147 bahwa Jack meninggal," ujar James.

Menurutnya, agak bodoh untuk terus mempertanyakan alasan kematian Jack setelah 20 tahun sejak Titanic ditayangkan.

Namun ia menganggap hal itu layak diapresiasi sebagai bentuk kecintaan penggemar film Titanic. 

"Seandainya Jack tetap hidup, film ini tidak akan berarti karena kisah ini menceritakan tentang perpisahan dan kematian," lanjutnya.

Jadi, bagaimanapun Jack akan tetap mati meski gara-gara cerobong asap yang jatuh.

Para penggemar Jack sangat terbawa suasana sehingga tidak menyukai akhir kisah ketika melihatnya mati.

Mereka menilai, harusnya Rose bisa berbagi kayu. 

"Sepotong kayu itu hanya cukup untuk satu orang. Yang berarti (Rose) dalam suhu 28 derajat, ia akan bisa selamat meski harus menunggu kapal penyelamat selama 3 jam," jelas James.

Dalam film itu, dikisahkan Jack meninggal setelah membeku di Samudra Atlantik sementara Rose bertahan.

Titanic besutan sutradara James Cameron pertama kali rilis pada 1 November 1997.

Pada perayaan 20 tahun film tersebut, akan ada pertunjukan dengan tiket terbatas pada Desember 2017. 

#

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN