logo
pr-logo-head
Selasa, 17/04/2018 14:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Mengenal Tradisi Olahraga Sumo melalui Gelaran Festival di Jepang

img6

Pesumo yang bertanding (Reuters/Toru Hanai)

Di bawah sinar matahari yang terik, teriakan tawa dan optimisme tetap terdengar dalam Festival Turnamen Sumo tahunan di Kuil Yasukuni, Tokyo, Jepang Senin, 16 April 2018.

Dilansir dari Reuters, sumo merupakan olahraga tradisional Jepang yang telah ada sejak tahun 1500.

Adanya festival ini juga disambut antusias oleh penggemar berat sumo dan juga wisatawan asing yang sedang berkunjung ke negara Matahari Terbit.

Festival Sumo (Reuters/Toru Hanai)

"Kami, penggemar sumo, berharap untuk membangun suasana kegembiraan bersama-sama, tanpa memandang jenis kelamin, saat kami menuju Olimpiade Tokyo 2020," kata Takamichi Masui, salah seorang penggemar berat sumo yang menempuh perjalanan jauh dari Prefektur Mie untuk festival.

Sumo juga merupakan olahraga yang kuat akan tradisi leluhur.

Sumo juga dinilai sebagai salah satu simbol militer masyarakat Jepang di masa lalu.

Sebelum bertanding, para pesumo melakukan upacara foot-stamping yang dihormati, nyanyian tradisional dan peraturan pertandingan sumo.

Para peserta (Reuters/Toru Hanai)

Mereka juga melakukan ritual keagamaan yang dilakukan di kuil Shinto untuk berdoa bagi hasil panen yang melimpah.

Ada satu lagi larangan dalam olahraga sumo yaitu dilarangnya perempuan untuk memasuki kawasan ring tempat bergulat.

Hal itu dikarenakan ring merupakan tempat suci dimana dengan kehadiran perempuan akan dianggap "tidak bersih".

Meskipun jarang, gulat sumo perempuan terjadi di seluruh Jepang pada tingkat amatir.

Namun, otoritas olahraga di negara tersebut melarang perempuan untuk bersaing secara profesional, seperti rekan pria mereka.

#hobi #hiburan #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018