logo
pr-logo-head
Kamis, 07/06/2018 13:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Cenderung di Rumah, Aktivitas Menonton TV Meningkat saat Ramadan

img6

Ilustrasi menonton TV (pixabay)

Bulan Ramadan membuat pola menonton TV masyarakat lebih tinggi daripada hari-hari biasa.

Di 11 kota besar di Indonesia, kegiatan menonton TV meningkat dari rata-rata 5,9 juta menjadi tujuh juta per hari.

Peningkatan itu juga didominasi penonton yang beraktivitas pada waktu sahur.

Selain peningkatan jumlah, orang-orang pun akan lebih lama menghabiskan waktu di depan TV selama bulan Ramadan.

Berdasarkan data dari Nielsen, orang yang biasanya rata-rata menonton TV hanya empat jam 53 menit per hari, meningkat menjadi lima jam 19 menit.

Untuk acara yang ditonton, tayangan program keagamaan cukup meningkat.

Namun, program serial masih menjadi yang paling banyak dikonsumsi.

Tak hanya televisi, peningkatan konsumsi masyarakat pada media massa terjadi pada pendengar radio, berselancar di internet, dan menonton bioskop.

Pada Ramadan ini, pendengar radio meningkat sebanyak 13 persen, mengakses internet 9 persen, dan yang pergi ke bioskop sebesar 17 persen.

"Peningkatan ini mengindikasikan bahwa orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di rumah," Kata Hellen Katherina, Executive Director Media Business, Nielsen Indonesia.

Perlu diketahui, Nielsen Holdings plc adalah perusahaan riset pengukuran dan analisis data global.

Riset kali ini, Nielsen mengambil data dari TV Audience Measurement yang mencakup monitoring semua televisi nasional terhadap lebih dari 8000 orang berusia lima tahun ke atas.

#hobi #gaya hidup

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018