logo
pr-logo-head
Senin, 25/06/2018 17:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Cerita Para Pemain di Balik Hiruk Pikuk Gelaran Piala Dunia

img6

Piala Dunia 2018 (Reuters)

Piala Dunia 2018 menjadi virus ke seluruh penduduk bumi.

Hiruk pikuk ajang sepakbola terbesar sejagat selalu ditunggu oleh masyarakat.

Mulai dari upacara pembukaan, rentetan pertandingan hingga perayaan kemenangan juara dunia yang ditunggu-tunggu.

Di balik hingar bingar ajang Piala Dunia ternyata menyimpan cerita 'kurang menyenangkan' bagi para pemain tim nasional yang terlibat.

Dilansir dari AFP, dalam periode antara pertandingan, pemain diisolasi di kamp pelatihan jarak jauh di pedesaan, dikelilingi oleh keamanan ketat dan tembok tinggi untuk mencegah adanya mata-mata.

Foto: Reuters

Tak hanya itu, komunikasi dengan keluarga juga dikontrol ketat bahkan tidak ada sama sekali.

Selama berminggu-minggu dalam turnamen, mereka harus terbiasa merasakan bosan bersama rekan satu tim yang sama setiap hari.

Pelatih Timnas Belanda di Piala Dunia 2010, Bert van Marwijk mengatakan kondisi itu bisa menjadi resep untuk menyatukan kerjasama tim meski akan merasa bosan.

Menurutnya, bagian utama dari menjaga keharmonisan adalah membuat pemain mengerti bahwa mereka harus menghormati satu sama lain, bahkan jika mereka mungkin tidak akan pernah berteman.

"Saya mengatakan kepada para pemain Belanda pada 2010, kami akan bosan. Tetapi kami harus memenangkan Piala Dunia, kami harus bekerja sama," kata Marwijk kepada Daily Telegraph Sydney.

Wayne Rooney (AFP)

Pertarungan klub versus negara.

Dalam pertandingan, adakalanya teman bisa menjadi musuh.

Sebagimana terjadi pada timnas Jerman di Euro 2012 dimana tim terbagi atas blok Bayern Munich dan Borussia Dortmund.

Namun, hal serupa tak terjadi dalam edisi Piala Dunia 2018.

"Tetapi itu benar-benar berbeda hari ini," ujar pemain Jerman, Thomas Mueller.

#hobi #lifestyle #piala dunia 2018

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN