logo
pr-logo-head
Jumat, 26/01/2018 13:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ternyata, Garam Lebih Bahaya Daripada MSG

img6

Ilustrasi micin (Sumber: pixabay)

Monosodium Glutamat (MSG) atau biasa disebut micin mulai ditinggalkan banyak orang karena dianggap mengakibatkan kebodohan.

Padahal, hal itu hanyalah mitos atau tidak ada bukti cukup untuk mengatakan micin sebagai bumbu yang berbahaya.

Orang-orang pun akhirnya menggantikan micin dengan garam sebagai penguat rasanya.

Menurut Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat FEMA IPB, Hardinsyah, garam lebih membahayakan daripada MSG.

Micin dan garam adalah bumbu yang mengandung Sodium Chlorida atau Natrium Chlorida (NaCl) dengan konsentrasi yang sama.

Hanya saja, dalam MSG kandungan sodium lebih sedikit atau sekitar 12 persen dibanding garam dapur (36 persen).

Melansir Antara, Jumat, 26 Januari 2018, pengonsumsian natiuim yang tinggi, dapat memicu penyakit hipertensi.

Di Jepang, MSG secara resmi disetujui sebagai bahan tambahan makanan pada 1948.

Sepuluh tahun kemudian, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (US FDA) menyatakan bahwa MSG aman.

Jadi, semua makanan tentu saja harus dikonsumsi dengan takaran yang pas.

Sehingga tidak akan berbahaya.

Isu micin yang membuat bodoh itu pun ternyata tidak ada fakta akurat.

#Edukasi #kesehatan #lifestyle #msg

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Empat Tanda Kekurangan Karbohidrat

Rabu, 02/05/2018 14:00
img1

KESEHATAN

Cara Mengatur Lemak, Garam, dan Gula untuk Si Kecil

Senin, 27/11/2017 17:00
img1

KESEHATAN

Cara Hindari Bahaya Tidur Menggunakan Kipas Angin

Jumat, 27/07/2018 07:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018