logo
pr-logo-head
Selasa, 10/04/2018 11:30
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Peneliti Ungkap Alasan Tak Boleh Gunakan Sepatu di Dalam Ruangan

img6

Ilustrasi (Sumber: pixabay)

Ketika Anda baru saja tiba di rumah pada hari yang panjang dan berat, terkadang Anda tidak memiliki energi untuk melepas sepatu Anda.

Meskipun terkadang membuka sepatu merupakan hal yang remeh bagi Anda, tetapi implikasi lain untuk terus memakai sepatu di dalam ruangan bisa jauh lebih serius.

Salah satunya, menggunakan sepatu di dalam ruangan juga dapat membahayakan kesehatan Anda.

Karena Anda memaparkan rumah ke dalam gerombolan bakteri.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Dr. Charles Gerba, seorang ahli mikrobiologi dan profesor di University of Arizona, menemukan bahwa sepatu rata-rata mengandung 421.000 unit bakteri di lantai dan 2.887 pada interior.

Dr. Gerba dan timnya mendeteksi berbagai bakteri berbahaya, termasuk Escherichia coli, Klebsiella pneumonia dan Serratia ficaria, yang semuanya dapat menyebabkan infeksi berbahaya.

Tanpa disadari Anda sudah bersentuhan dengan bakteri, terutama saat Anda berjalan di atas permukaan.

"Mikroba ada di sekitar kita dan akan melekat pada permukaan jika kita bersentuhan dengan mereka," Michael Loughlin, dosen utama di sekolah sains dan teknologi di Nottingham Trent University dilansir dari laman The Independent.

Loughlin tidak percaya bahwa ada alasan untuk khawatir tentang bakteri menyebar jika memakai sepatu di dalam ruangan.

"Bakteri yang ditemukan pada sepatu akan berasal dari apa saja yang kita lalui, jadi bersihkan sepatu Anda karena mereka mungkin mengandung bakteri yang dapat membahayakan," katanya.

Ini semua tentang mengelola risiko.

Sementara studi Dr. Gerba menemukan bahwa sepasang sepatu baru yang dikenakan selama dua minggu dapat mengakumulasi 440.000 unit bakteri.

Para peneliti juga menyimpulkan bahwa upaya untuk membersihkan sepatu Anda dapat membuat perbedaan monumental.

Membersihkan sepatu dengan deterjen dilaporkan dapat menghilangkan bakteri feses yang ada dan mengurangi jumlah bakteri keseluruhan pada sepatu setidaknya 90 persen.

Selama dua tahun dari 2013 hingga 2015, sekelompok peneliti termasuk Kevin WGarey dari perguruan tinggi farmasi di University of Houston diuji untuk prevalensi bakteri yang disebut Clostridium difficile di 2.500 sampel yang dikumpulkan di sekitar Houston.

26,4 persen sol sepatu di antara sampel yang diuji hasilnya positif untuk bakteri Clostridium Difficile.

"Pada dasarnya, ketika Anda memakai sepatu Anda di sebuah rumah, Anda membawa semua yang Anda injak pada siang hari," kata Jonathan Sexton, seorang manajer laboratorium di University of Arizona mengatakan kepada The Wall Street Journal.

Jadi, jika sepatu Anda terlihat sangat kotor, pastikan Anda membersihkan sepatu Anda sesegera mungkin sebelum memakainya di dalam ruangan.

#kesehatan #gaya hidup

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018