logo
pr-logo-head
Minggu, 15/04/2018 07:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Sering Dianggap Sama, Ternyata Pelupa dan Demensia Berbeda

img6

Ilustrasi pelupa (Pixabay)

Banyak orang beranggapan bahwa penyakit demensia serupa dengan pelupa.

Terlebih, kedua penyakit tersebut kerap terjadi pada mereka yang telah memasuki usia lanjut.

Meski begitu, kedua penyakit tersebut ternyata berbeda.

Hal itu diungkapkan oleh Dokter spesialis saraf di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro Jaya, Gea Pandhita.

Menurutnya, penderita demensia mengalami penurunan fungsi kognitif yang memengaruhi perilaku pada kehidupan sehari-hari.

"Demensia tidak cuma berhubungan dengan penurunan daya ingat, sebaliknya pelupa juga belum tentu demensia," kata Gea dilansir dari Antara, Minggu 15 April 2018.

Sebagai contoh, lupa yang kerap terjadi dalam kegiatan sehari-hari seperti lupa menaruh dompet karena gangguan konsentrasi bukan ciri-ciri dari demensia.

Sementara pada penderita demensia, mereka lupa di mana menyimpan barang tetapi tidak mampu menelusuri lagi langkah-langkah untuk menemukannya.

Selain soal daya ingat, fungsi kognitif alias fungsi luhur yang terganggu ketika seseorang mengalami demensia meliputi orientasi dan persepsi visuospasial.

Gangguan visuospasial membuat orang demensia lupa jalan pulang ke rumah karena kemampuan untuk menempatkan sebuah benda, objek atau gambar dalam sebuah tempat menurun.

#Edukasi #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018