logo
pr-logo-head
Sabtu, 05/05/2018 13:02
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : SICA HARUM

Lima Gangguan Kesehatan yang Disebabkan Bantal

img6

Ilustrasi tidur dengan bantal (pixabay)

Bantal adalah sumber kenyamanan ketika Anda tertidur dan melepas lelah. Tapi, benda itu juga dapat mengganggu kesehatan.

Bantal menjadi sumber bakteri dari debu dan kulit mati yang berdampak buruk pada wajah.

Kebanyakan orang sering menganggap hal ini remeh, padahal gangguan pada kulit wajah bisa berakibat fatal.

Melansir laman The Sun, berikut lima gangguan akibat bantal kotor.

1. Jerawat

Dokter kulit dari Pusat Kosmetik dan Bedah Laser di New York, Dr David Bank, mengatakan, jerawat bisa timbul karena gesekan bahan tertentu pada wajah.

Ketika sarung bantal tidak dicuci atau diganti secara teratur, kotoran dan minyak dari rambut akan pindah ke wajah.

2. Kekakuan

Hal ini bisa terjadi karena posisi atau ukuran bantal tidak cocok dengan leher, sehingga mengakibatkan sakit otot.

3. Tidur tidak nyenyak

Ketika leher sakit akibat bantal, tentu saja tidur Anda terganggu dan mengakibatkan bangun tengah malam.

Tak hanya itu, tidur dengan bantal yang tidak cocok dapat menyulitkan otak dan tubuh beristirahat, sehingga Anda akan merasa lelah di pagi harinya.

Cara menguji apakah bantal masih layak atau tidak adalah dengan menekuknya. Jika bantal kembali lurus atau kembali ke bentuk semula, berarti masih layak pakai.

4. Alergi

Alergi diakibatkan debu dan sel-sel kulit mati yang mengendap pada bantal.

Untuk mencegahnya, Anda harus membersihkannya secara teratur. Atau, gunakan sarung bantal anti debu.

5. Suffocation atau sulit bernafas

Biasanya hal ini terjadi pada anak-anak.

Sindrom kematian mendadak (SIDS) dapat terjadi ketika bayi menggunakan bantal saat tertidur. Maka dari itu, para dokter menyarankan agar bayi di bawah satu tahun tidak boleh menggunakan bantal.

#gaya hidup #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN