logo
pr-logo-head
Rabu, 09/05/2018 10:05
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : SICA HARUM

Lifeline Express, Rumah Sakit Berjalan yang Membantu Masyarakat Miskin

img6

Lifeline Express (AFP)

Mahalnya biaya kesehatan sering menjadi masalah bagi masyarakat kurang mampu. Hal itulah yang coba dihapus oleh sebuah organisasi nirlaba di India dengan meluncurkan 'rumah sakit berjalan' yang menjangkau masyarakat.

Dilansir dari AFP, rumah sakit tersebut diberi nama Lifeline Express yang merupakan klinik di atas kereta api.

Lifeline Express telah memberikan pengobatan gratis kepada yang membutuhkan di India terdalam selama hampir tiga dekade.

Tercatat sudah lebih dari satu juta orang yang berhasil terobati mulai dari katarak hingga kanker.

Suasana di dalam gerbong (Foto: AFP)

Kereta ini berjalan ke berbagai tempat di India dan memberikan perawatan medis secara cuma-cuma kepada masyarakat. Biasanya, kereta ini menghabiskan waktu satu bulan di sebuah distrik untuk kemudian berpindah ke tempat lainnya.

"Kami berpikir kami harus melakukan perjalanan ke mana-mana dan menghabiskan banyak uang. Tapi itu berkat Tuhan bahwa rumah sakit ini mendatangi kami," kata seorang pasien bernama Prajapat.

Seperti diketahui, puskesmas belum maksimal dalam menyelenggarakan program kesehatan masyarakat. Kurangnya infrastruktur dan dokter yang bertugas membuat 70 persen masyarakat India kekurangan akses kesehatan.

Operasi gigi di dalam gerbong (AFP)

Pelayanan rumah sakit negeri juga tidak memuaskan sehingga banyak masyarakat pindah ke swasta yang menghabiskan banyak uang.

Lifeline Express mulai melayani kesehatan masyarakat tahun 1991. Kala itu, kereta memberikan pelayanan operasi antara lain untuk katarak dan polio.

Pada tahun 2016, kereta memperluas layanannya termasuk skrining dan operasi untuk kanker mulut, payudara dan leher rahim.

Saat ini, rumah sakit berjalan itu memiliki dua ruang operasi, 20 staf serta sejumlah dokter yang bekerja secara cuma-cuma.

Kereta ini dijalankan oleh Yayasan Impact India yang bekerja sama dengan pemerintah, World Health Organization (WHO) dan United Nations Children's Fund (UNICEF).

Sejak diluncurkan, lebih dari 130.000 operasi telah dilakukan di 191 perhentian di seluruh negeri. Tujuan utama kereta ini yaitu menjangkau mereka yang tidak mampu tetapi membutuhkan fasilitas kesehatan.

#gaya hidup #hiburan #Hidup Gaya #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Tujuh Trik Jaga Konsentrasi Bekerja

Rabu, 29/11/2017 11:30
img1

KESEHATAN

Ternyata, Garam Lebih Bahaya Daripada MSG

Jumat, 26/01/2018 13:00
img1

KESEHATAN

Dampak Buruk Melewatkan Sarapan

Kamis, 07/12/2017 07:00