logo
pr-logo-head
Senin, 14/05/2018 09:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA

Konsumsi Telur Dapat Perbaiki Kerusakan Jaringan Tubuh

img6

Ilustrasi (Pixabay)

Telur merupakan salah satu makanan yang paling sering dikonsumsi setiap hari. Telur banyak dipilih karena merupakan salah satu makanan sehat yang bergizi.

Dengan protein yang terkandung didalamnya, telur dapat memperbaiki jaringan tubuh yang rusak serta membantu pembentukan jaringan tubuh yang baru dan sehat.

Namun, apakah mengonsumsi telur dalam jumlah besar memiliki efek yang membahayakan?

Dilansir dari laman The Sun, sebuah studi yang dilakukan oleh University of Sydney di Australia menemukan tidak ada masalah makan selusin telur selama tujuh hari. Studi tersebut diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition.

Dr Nick Fuller dari Boden Institute of Obesity, Nutrition, Exercise and Eating Disorders Universitas Sydney mengatakan bahwa mengonsumsi telur hingga 12 butir per minggu tidak akan meningkatkan risiko masalah jantung.

"Penelitian kami menunjukkan orang tidak perlu menahan diri dari makan telur jika ini adalah bagian dari diet yang sehat," ujar Nick.

Penelitian itu melibatkan sekelompok orang yang mengonsumsi telur dalam jumlah tinggi (12 butir per minggu) dan orang yang diet telur. Setelah tiga bulan diteliti, tidak ada perbedaan dalam penanda risiko kardiovaskular dari kedua kelompok.

Kandungan gizinya, terutama pada kuning telur ternyata sangat beragam. Kuning telur penuh dengan nutrisi, jadi tidak perlu memilih putih telur saja.

Untuk Anda yang gemar makan telur harusnya tidak usah khawatir dengan efek yang ditimbulkan.

 

#gaya hidup #hiburan #Hidup Gaya #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN