logo
pr-logo-head
Minggu, 13/05/2018 13:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : YUDHO RAHARJO

VIDEO: Cara HIV Menginfeksi Sel Imun Melalui Hubungan Seks

img6

Ilustrasi virus (avert.org)

Para peneliti memperlihatkan bagaimana Human Immunodeficiency Virus (HIV) menginfeksi selama hubungan seksual melalui video.

Ahli biologi molekuler di Institut Chochin Paris sekaligus ketua peniliti, Morgane Bomsel, mengatakan, tim memiliki gagasan tentang cara HIV menginfeksi saluran kelamin.

"Virus ini benar-benar hidup," ujarnya dikutip dari livescience.com.

Dalam video, para peneliti menciptakan model jaringan genital di piring laboratorium, termasuk sel-sel yang melapisi genus membran mukos yang dikenal sebagai sel epitel.

Sel epitel berfungsi sebagai pelindung organisme dalam tubuh dari kerusakan akibat mikroba, fisik, maupun bahan kimia lainnya yang masuk pada tubuh.

Klik di sini untuk melihat videonya.

Bomsel dan timnya melabeli virus yang menginfeksi sel-sel sistem kekebalan dengan protein fluirescent hijau (protein berwarna hijau jika dipapar dengan cahaya biru).

Dalam video tersebut, sejenis sel kekebalan yang disebut sel T terinfeksi HIV bersentuhan dengan sel epitel.

Ketika semuanya bersentuhan, tampak seperti pistol sinar tembak. Lalu, HIV menyembur dari sel T ke dalam sel epitel.

Sebenarnya, HIV tidak benar-benar menginfeksi sel epitel. Virus itu hanya melintasinya saja. Yang menjadi target sebenarnya adalah sel imun lain yang disebut makrofag.

Setelah sekitar 20 hari, HIV memasuki tahap laten atau "tidak aktif", tetapi masih dalam makrofag. Akibatnya, HIV sulit untuk dijangkau oleh berbagai obat ketika berada dalam makrofag.

Bomsel berharap, adanya penelitian ini bisa membantu para dokter atau ilmuan lainnya untuk melakukan pencegahan terhadap HIV.

"Untuk menghindarinya, kita bisa mencegah HIV berada dalam makrofag dengan mengungkap langkah awal penularan HIV ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Bomsel mengungkap bahwa harus diciptakan sebuah vaksin kemudian ditanam pada membran mukosa genital.

"Kita tidak bisa menunggu untuk menghentikan penyebaran HIV," kata Bomsel.

#Edukasi #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Tidak Makan Malam, Bisa Turunkan Berat Badan?

Selasa, 13/03/2018 17:30