logo
pr-logo-head
Rabu, 01/08/2018 10:00
PENULIS : RANDI MULYADI

Tingkatkan Kematian, Lima Gaya Hidup Ini Merupakan 'Pembunuh Senyap'

img6

Ilustrasi makan (pixabay)

Kematian bisa datang kapan saja dengan cara yang sangat beragam.

Salah satu yang cukup berbahaya di zaman sekarang ini adalah kematian karena 'pembunuh senyap'.

Pembunuh senyap adalah kebiasaan buruk yang sering dilakukan dan berdampak pada kesehatan tubuh.

Salah satunya adalah merokok. Seorang dokter sempat mengatakan, merokok adalah investasi jangka panjang untuk merusak tubuh.

Namun ternyata, selain merokok ada juga kebiasaan lain atau gaya hidup yang ternyata dapat berisiko kematian.

Melansir laman sciencealert.com, berikut lima kebiasaan tersebut.

1. Duduk

Sebuah penelitian mengungkapkan peningkatan risiko kanker akibat duduk seharian.

Setiap dua jam duduk tanpa gerak, seseorang telah meningkatkan risiko terkena kanker usus besar, endometrium, dan paru-paru.

2. Begadang

Masalah tidur memang telah menjadi salah satu penyebab gangguan kesehatan, apalagi insomnia yang mengakibatkan seseorang terjaga sepanjang malam.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kurang tidur meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

3. Tanning

Tren menggelapkan kulit sudah ada sejak dulu, yang kini digemari kembali sejumlah orang.

Tak sedikit yang tidak mempunyai waktu ke pantai atau berjemur di luar untuk tanning, sehingga melakukannya di dalam ruangan.

#kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Sering Makan Sendirian Ternyata Berisiko pada Kesehatan

Selasa, 19/12/2017 12:00
img1

KESEHATAN

Seperti Yoga, Merajut Ternyata Bermanfaat bagi Tubuh

Kamis, 15/03/2018 12:00
img1

KESEHATAN

Cinderella Challenge, Tren Diet Jadi 'Putri Disney'

Kamis, 01/03/2018 09:00
img1

KESEHATAN

Alasan Mengapa Ada Rasa Kantuk Saat Bosan

Selasa, 05/12/2017 13:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018