logo
pr-logo-head
Senin, 13/08/2018 14:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Kelebihan dan Kekurangan Garam Berbahaya bagi Tubuh

img6

Ilustrasi kentang goreng (Sumber: epicurious.com)

Makanan kurang garam sangatlah hambar.

Namun, kalau kelebihan, garam dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan tekanan darah.

Tak hanya kelebihan, kekurangan garam juga ternyata memiliki dampak yang berisiko bagi tubuh manusia.

Organisasi kesehatan di Inggris (NHS) dan penelitian dalam Jurnal medis The Lancet merekomendasikan orang dewasa tidak boleh lebih dari 12,5 gram dan kurang dari 7,5 g per harinya.

Menurut ahli kesehatan populasi Universitas McMaster, Kanada, Profesor Andrew Mente, asupan terlalu tinggi dan terlalu rendah asupan garam berpotensi lebih bahaya.

"Tubuh kita membutuhkan nutrisi penting seperti natrium pada garam," ujarnya dikutip dari independent.co.uk.

Mereka yang diet asin sering mengonsumsi garam kurang dari yang disarankan, dan bahkan sering dikaitkan dengan darah tinggi serta risiko stroke tinggi.

Komunitas yang sering ditemukan mengonsumsi garam lebih terdapat di China.

Sekitar 80 persen masyarakat di sana mengonsumsi lebih dari 12,5 g garam per hari.

Namun, para peneliti belum pernah menemukan negara yang memiliki asupan garam di ambang batas per harinya.

Profesor Mente mengatakan, kekurangan garam dapat merugikan hormon tertento yang berkaitan dengan peningkatan risiko kematian.

#kesehatan #Kuliner

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Wajib Tahu, 10 Kebiasaan yang Bisa Sebabkan Kanker

Rabu, 14/02/2018 08:00
img1

KESEHATAN

Proses HIV Menginfeksi Sel dan Melumpuhkan Tubuh

Minggu, 27/05/2018 17:00
img1

KESEHATAN

Tujuh Khasiat Cabai Hijau Bagi Tubuh

Kamis, 19/04/2018 10:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018