logo
pr-logo-head
Selasa, 13/03/2018 17:30
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Tidak Makan Malam, Bisa Turunkan Berat Badan?

img6

Ilustrasi Makan Malam (Sumber: Pixabay.com)

Melewatkan makan malam tentu memiliki risiko dan juga manfaat, salah satunya untuk menurunkan berat badan.

Hal ini bisa bekerja dengan efektif jika Anda cukup disiplin dalam mengonsumsi makanan sehat dan berdedikasi untuk mengurangi asupan kalori secara keseluruhan.

Dilansir dari laman Healthy Eating, Selasa 13 Maret 2018, dalam beberapa kasus, secara teratur melewatkan makan malam bisa menjadi bumerang pada Anda dan justru membuat Anda lebih mudah untuk menambah berat badan dari waktu ke waktu.

Sebaiknya, perhatikan langkah ini untuk mendapatkan hasil terbaik.

Aturlah sarapan dan makan siang.

Melewatkan makan malam bisa menguntungkan kesehatan dalam kasus-kasus tertentu. 

Misalnya, jika Anda makan siang di sore hari, Anda akan secara cepat tak mengalami lapar di malam hari.

Sebuah studi tentang pasien diabetes yang diterbitkan pada tahun 2014 di jurnal "Diabetologia" menunjukkan bahwa dengan hanya sarapan dan makan siang mampu mengurangi berat badan dan mengatur kadar gula darah lebih efektif daripada mengonsumsi enam makanan kecil setiap hari.

Memotong kalori.

Jika Anda secara konsisten hanya makan dua kali sehari daripada tiga atau lebih, Anda bisa menghemat kalori dari jumlah yang biasanya Anda konsumsi setiap hari.

Itu berarti melewatkan makan malam bisa membantu menurunkan berat badan seiring berjalannya waktu, asalkan metabolisme Anda tidak melambat.

Hal yang sama akan berlaku jika Anda mengganti makan malam penuh dengan makanan ringan.

Kehilangan nutrisi.

Banyak orang Amerika mengalami kesulitan dalam memenuhi gizi saat makan sehari tiga kali.

Menurut perusahaan riset pasar NPD Group, kebanyakan orang Amerika makan kurang dari separuh jumlah buah dan sayuran yang direkomendasikan pemerintah setiap hari.

Makan malam adalah kesempatan utama untuk mendapatkan beberapa makanan sehat tersebut, dan melewatkannya berarti Anda bisa kekurangan nutrisi secara lebih lama.

Risiko kesehatan.

Menurut Columbia University, melewatkan makan malam secara konsisten dapat mempengaruhi metabolisme dan mekanisme kontrol kelaparan. 

Bila Anda pergi lebih dari beberapa jam tanpa makan apapun, kadar gula darah Anda akan turun dan tubuh Anda tidak mampu menyuplai otak Anda dengan glukosa.

Hal ini dapat menyebabkan gangguan konsentrasi, kelelahan, pusing, mudah tersinggung atau pingsan.

Kurangnya energi juga bisa menyebabkan Anda makan terlalu banyak.

Menemukan praktik terbaik.

Melewatkan makan malam bisa bekerja dengan baik sebagai strategi penurunan berat badan, jika Anda mengikuti diet sehat dan makan secara teratur sepanjang hari.

Jika Anda rentan terhadap acara makan-makan atau menjadi sangat lapar setiap beberapa jam, bagaimana pun, ini bukan hal yang mungkin baik untuk tubuh Anda.

Sebelum Anda membuat perubahan besar pada rencana makan Anda, bicarakan dengan dokter Anda.

#diet #kesehatan #makan malam

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Enam Langkah Hilangkan Bau Mulut dengan Daun Sirih

Minggu, 20/05/2018 19:00
img1

KESEHATAN

Dampak Buruk Bawa Kerjaan Kantor ke Rumah

Rabu, 10/01/2018 18:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018