logo
pr-logo-head
Rabu, 14/03/2018 21:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Tak Efisien, Multitasking Justru Hambat Produktivitas

img6

Ilustrasi multitasking (pixabay)

Multitasking atau melakukan dua hal sekaligus biasanya dianggap cekatan dan sangat efisien.

Namun, penelitian dari Universitas Michigan, Amerika Serikat, menunjukkan jika multitasking malah menghambat produktivitas.

Para peneliti melakukan empat eksperimen di mana orang dewasa dan muda harus menyelesaikan masalah matematika dan mengidentifikasi objek geometris.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Psychology: Human Perception and Performance, ada dua kunci yang dihadapi otak saat peralihan tugas.

Otak akan mengalami peralihan tujuan dan aktivasi aturan tugas yang akan dikerjakan.

Setiap peserta beralih tugas, para periset mencatat waktu yang cukup lama ketika soalnya lebih sulit.

Sebelumnya, penelitian dengan topik ini juga pernah dilakukan di Univesitas Stanford.

Menurut penelitan tersebut, mereka yang multitasking kurang fokus dalam pengerjaan tugas.

Eksperimen yang dilakukan pada 100 siswa melakukan tes, mereka yang mencoba melakukan beberapa hal secara bersamaan mudah terganggu dan tingkat perhatian rendah.

Bahkan, satu studi di Universitas Sussex menunjukkan bahwa multitasking bisa menghambat fungsi otak.

Periset melihat pemindai Magnetic Resonance Imaging (MRI) otak pada orang yang banyak menggunakan perangkat elektronik sekaligus (mengirim sms sambil menonton tv), ada kepadatan materi abu-abu yang lebih rendah di otak.

Hal itu berarti, mereka memiliki kontrol kognitif yang kurang dan perhatian yang buruk.

#Edukasi #gaya hidup #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018