logo
pr-logo-head
Selasa, 20/03/2018 16:30
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Dampak Buruk Konsumsi Kafein bagi Perempuan

img6

Ilustrasi Kopi (Pixabay)

Kafein memiliki kekuatan yang dapat menyegarkan pikiran di pagi hari.

Kafein dapat mengurangi rasa kantuk dan meningkatkan fokus pada tubuh.

Menurut Administrasi Makanan dan Obat di Amerika Serikat, 90 persen orang di seluruh dunia mengonsumsi kafein dalam satu bentuk atau lainnya. 

Namun, ternyata minum terlalu banyak kafein bisa memberi efek negatif pada perempuan. 

Kafein dapat menyebabkan pembuluh darah melebar, yang dapat membuat payudara Anda terlihat bengkak dan sakit, ungkap studi Duke University.

Studi ini juga menunjukkan bahwa 61 persen perempuan merasakan awal dengan nyeri payudara telah hilang rasa sakitnya saat tak mengonsumsi kafein. 

Ini adalah efek samping kafein pada perempuan yang dapat memengaruhi sistem endokrin dan saraf pada perempuan. 

Jadi, jika Anda mengalami kegelisahan, pusing, mual setelah mengonsumsi kafein, jangan kaget. 

Kafein Toksisitas

Tanda overdosis kafein bisa meliputi kegugupan, gelisah, insomnia, mual, cemas dan muntah.

Gejala toksisitas kafein akut yang lebih serius bisa berupa denyut jantung yang cepat, tekanan darah tinggi, pusing, dan lain-lain.

Kondisi kejiwaan

Mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat memiliki efek samping psikiatri, yang berkisar dari kebingungan ringan hingga gejala psikotik yang serius. 

Kafein dapat meningkatkan kecemasan dan memengaruhi gangguan panik pada perempuan. 

Kafein dan tulang keropos

Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi dapat menyebabkan berkurangnya asupan kalsium pada perempuan pasca menopause. 

Jika Anda hanya mengonsumsi kafein, hal tersebut dapat menyebabkan tulang keropos.

Ketidakseimbangan adrenalin

Perempuan yang minum kafein mungkin akan kurang tidur.

Kelebihan kafein dapat menyebabkan perubahan tubuh yang menekan kelenjar adrenalin. 

Ini juga dapat memengaruhi kadar hormon seks, saat perempuan memasuki masa menopause.

Penurunan fungsi kognitif

Sebuah studi menemukan bahwa ribuan perempuan yang mengonsumsi 3 atau lebih porsi kafein setiap hari telah terbukti secara signifikan mengurangi penurunan kognitif pada perempuan. 

Kafein dari teh dan kopi memiliki efek serupa dalam mengurangi penurunan kognitif pada perempuan.

#kesehatan #gaya hidup #kafein #Kuliner

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Lima Cara Agar Dapat Tertidur Nyenyak

Kamis, 08/03/2018 18:30
img1

KESEHATAN

Olahraga Saat Perut Kosong Ternyata Berdampak Buruk

Senin, 14/05/2018 11:00
img1

KESEHATAN

Hindari Tujuh Aktivitas Ini Saat Perut Kosong

Minggu, 07/01/2018 13:00
img1

KESEHATAN

Cara Terbaik Mencegah Migrain

Rabu, 29/11/2017 15:00
Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018