logo
pr-logo-head
Jumat, 01/12/2017 09:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Mitos-Mitos Keliru Tentang HIV/AIDS

img6

HIV/AIDS (pexels)

JAKARTA, (PR) - HIV/AIDS menjadi momok menakutkan di lingkungan masyarakat.

Tak jarang, mereka sering mengucilkan atau bahkan menjauhi para penderita karena takut tertular.

HIV/AIDS memang penyakit yang menular, tapi dengan cara-cara tertentu.

Dari hal tersebut, munculah beberapa mitos tentang penularan HIV/AIDS yang sebenarnya tidak seperti faktanya.

Melansir dari Boldsky.com, Selasa, 28 November 2017, berikut mitos-mitos terkait HIV/AIDS yang menyebar di masyarakat.

1. HIV sama dengan AIDS

HIV dan AIDS adalah dua hal yang berbeda.

HIV adalah nama virus pembawa penyakit defisiensi imun (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS adalah diagnosis lanjutan setelah virus HIV berhasil menyerang dan melemahkan sistem imun seseorang.

Tidak semua orang positif HIV juga terjangkit AIDS.

Pengobatan HIV yang tepat guna bisa memperlambat atau menghentikan progres HIV, yang pada akhirnya akan mencegah orang tersebut mengembangkan AIDS.

2. Berbagi makanan dengan orang HIV / AIDS:

Banyak orang menganggap saat berbagi makanan dengan orang yang terjangkit HIV/AID, mereka akan dengan mudahnya tertular.

Padahal tidaklah demikian.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang aktif hanya jika berada di dalam tubuh.

Jadi, menjaga jarak dengan pengidap HIV positif merupakan ketidakadilan.

Mereka sama seperti kita, namun memerlukan perawatan tambahan karena sistem kekebalan yang rusak.

3. HIV dapat ditularkan gigitan nyamuk

HIV memang ditularkan melalui darah, namun tidak ada bukti medis dapat menunjukkan bahwa gigitan nyamuk menjadi salah satu medium penyebarannya.

#aids #gaya hidup #hiv #kesehatan #mitos

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

KESEHATAN

Begini Reaksi Pencernaan Ketika Menelan Permen Karet

Minggu, 21/01/2018 07:00
img1

KESEHATAN

Toilet Duduk Digunakan Bersama, Amankah?

Kamis, 08/03/2018 13:30