logo
pr-logo-head
Minggu, 03/06/2018 15:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

PU: REST, Bir Asal Swedia yang Dibuat dari Air Limbah

img6

PU: REST (Sumber: Odditycentral/New Carnegie Brewery)

Pernahkah Anda membayangkan meminum air yang terbuat dari air limbah?

Hal itu terjadi pada sebuah merk bir yang berbasis di Stockholm, Swedia.

Perusahaan bernama Nya Nya Carnegiebryggeriet bekerja sama dengan Lembaga Penelitian Lingkungan Swedia (IVL) dan Carslberg membuat sebuah bir yang berbahan dasar air limbah daur ulang.

Dilansir dari Oddity Central, bir tersebut diberi nama PU: REST yang diluncurkan pada 25 Mei 2018.

Pembuat bir mengatakan bahwa hadirnya PU: REST akan membantu mengubah pendapat umum tentang air limbah daur ulang.

Foto: Instagram/nyacarnegiebryggeriet

“Di dunia yang terancam oleh kekurangan air, kami ingin menunjukkan bahwa kami sudah memiliki teknologi untuk mendaur ulang air limbah menjadi air minum yang sebersih keran air normal,” kata Staffan Filipsson, manajer proyek di IVL.

PU: REST dilaporkan memiliki "rasa yang sangat bersih dan renyah", tetapi dilihat dari komentar yang ditinggalkan di halaman Facebook New Carnegie Brewery, konsumen tidak begitu bersemangat tentang hal itu.

Laman Sputiknews melaporkan, air yang digunakan untuk PU: REST berasal dari Hammarby Sjöstadsverk, tempat pembersihan air IVL.

Melalui proses pemurnian yang panjang dan uji kualitas ketat, air dikirim ke tempat pembuatan bir dan diproses hingga berubah warna seperti bir pilsener setelah empat minggu.

Saat ini Anda dapat mencoba PU: REST di restoran New Carnegie Brewery di Stockholm, atau tunggu hingga mulai dijual di restoran dan festival pilihan di seluruh Swedia, pada tanggal 2 Juli 2018.

#Kuliner #lifestyle

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018