logo
pr-logo-head
Rabu, 04/07/2018 18:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Ternyata, Logo Starbucks Bukanlah Putri Duyung

img6

Ilustrasi logo Starbucks (pixabay)

Starbucks memiliki logo yang sangat khas.

Semua orang pasti akan mengatakan logo itu adalah seorang duyung berekor kembar.

Ternyata, dalam mitolgi Yunani, makhluk itu bukanlah putri duyung, melainkan Siren.

Siren ini memiliki kemampuan merayu para pelaut dengan nyanyiannya untuk mengantar pelaut itu pada kematian dengan menenggelamkan kapalnya.

Lantas kenapa kedai kopi harus berlogo makhluk laut?

Semuanya berawal dari pendiri Starbucks, yaitu Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker.

Melansir laman quora.com, ketiga pendiri itu menyukai novel klasik Amerika Moby-Dick.

Ia mengubah sedikit nama perahu dalam novel itu dengan Starbucks.

Untuk logo, mereka ingin kemampuan Siren dalam cerita-cerita Yunani bisa menghipnotis para pelanggan untuk membeli kopi di tempatnya.

Sejak awal berdirinya Starbucks pada 1971, beberapa perubahan pada logo terus terjadi.

Awalnya, logonya adalah seekor putri duyung dengan dada telanjang berwarna cokelat.

Pada 1987, logonya berganti menjadi Siren yang ditutupi dengan rambut yang menggunatai ke bawah dan mulai menggunakan warna hijau yang khas.

Tahun 1992, logo ketiganya berevolusi menjadi Siren yang tampak lebih dekat.

Pusar di tubuhnya tidak terlihat lagi.

Dan terakhir, pada 2011, desain logo disempurnakan dengan kembali memperbesar Siren dalam warna hijau, lalu kata dan bintangnnya dihilangkan.

Jadi, logo Starbucks bukan putri duyung ya..

#Kuliner

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250

MOST READ

avatar
Ask The Expert

Wine Biru 'Vindigo', Idola Baru di Negara Prancis

Sebotol wine biru yang dilabeli Vindigo ini dijual seharga 12 Euro atau setara Rp199 ribuan.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Senin, 13/08/2018