logo
pr-logo-head
Selasa, 13/03/2018 10:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Di Restoran Ini, Pelanggan Kulit Putih Wajib Bayar Lebih Mahal

img6

SAARTJ (Instagram/from_lagos)

Perilaku rasisme merupakan hal yang dilarang dilakukan.

Di seluruh dunia, ras yang berbeda memiliki berbagai tingkat akses terhadap kekayaan dan sumber daya.

Di Amerika Serikat, disparitas antara mobilitas sosial hitam dan putih masih besar.

Hal itulah yang memicu koki bernama Tunde Wey membuat eksperimen di restoran pop-upnya di New Orleans. Restoran bernama SAARTJ tersebut membuat peraturan yang unik.

Aturannya yakni pelanggan kulit putih akan menghadapi kenaikan tagihan sebesar US$18 atau setara Rp247 ribu, dibandingkan dengan pelanggan lain.

Diketahui, pelanggan kulit putih diharuskan membayar US$30 sementara kulit hitam hanya US$12.

SAARTJ (Instagram/from_lagos)

Koki asal Nigeria ini juga pernah melakukan eksperimen pada 2013 yang menunjukan bahwa pendapatan rumah tangga rata-rata untuk Afro-Amerika di New Orleans adalah 54 persen lebih rendah daripada orang kulit putih.

"Harga standar tersedia untuk semua pelanggan, sementara harga yang disarankan ditawarkan untuk pelanggan kulit putih," ujar Tunde kepada Metro.co,uk

BACA JUGA : Deretan Fakta Ini Jadi Bukti Pelihara Kucing Baik untuk Kehidupan

Menurutnya, perbedaan harga ini mewakili perbedaan upah antara rumah tangga kulit hitam dan putih di New Orleans.

Nantinya, laba bersih yang dikumpulkan akan diberikan ke orang kulit hitam yang membutuhkan.

Namun, setelah berjalan selama satu bulan, ia menemukan bahwa sekitar 78 persen tamu kulit putih telah memilih untuk membayar jumlah yang lebih tinggi.

Tunde berencana untuk mendistribusikan untuk orang kulit hitam.

Sejauh ini, tercatat ada enam orang kulit hitam yang mendaftar untuk menjadi penerima.

"Orang kulit hitam bahkan pernah mencoba membayar US$30 dan saya seperti "Tidak, ini bukan untuk Anda"," ujar Tunde.

#Kuliner #gaya hidup #restoran

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN