logo
pr-logo-head
Minggu, 10/12/2017 17:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Arkeolog Temukan Wine Tertua dari Tahun 5000 SM

img6

wine (pixabay.com)

Para arkeolog berhasil menemukan anggur (wine) tertua dan terlangka di dunia.

Anggur itu berasal dari situs arkeologis zaman batu di Georgia.

Mengutip nytimes.com, para peneliti dari Universitas Pennsylvania, Universitas Toronto, dan the Georgian National Museum, menemukan enam kendi tanah liat mengandung residu wine yang terbuat dari buah anggur.

Kendi-kendi itu diperkirakan berasal dari tahun 5400 dan 5000 sebelum masehi (SM).

Jadi, residu tersebut berusia sekitar 8000 atau 600 hingga 1000 tahun lebih tua ketimbang anggur tertua sebelumnya dari Zagros Mountain, Iran.

Wine tua tersebut berasal dari Jiahu, China pada 7000 SM.

Minuman itu juga terbuat dari anggur, hawthorn, beras, dan madu.

Secara teknis, minuman ini bukan sepenuhnya wine melainkan minuman fermentasi campuran.

Sedangkan anggur yang ditemukan di Georgia, menurut arkeolog dari Universitas Pennsylvania, Patrick McGrovern, minuman ini sepenuhnya terbuat dari anggur.

Bahkan beberapa kendi diberi dekorasi gambar menyerupai ladang anggur.

Para peneliti meyakini minuman itu adalah anggur putih.

Hal itu terlihat dari warnanya yang kekuningan.

Dari volumenya sendiri, mereka percaya bahwa masyarakat Georgia menghasilkan anggur dari kebun anggur bukan anggur liar.

#gaya hidup #Kuliner #wine

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN