logo
pr-logo-head
Minggu, 29/04/2018 07:00
PENULIS : ALESSHINTA GESTIRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Peneliti: Satu dari Lima Anak Alami Gangguan Mental karena Sekolah

img6

Ilustrasi (Sumber: pixabay)

Menurut penelitian, satu dari lima anak berisiko mengalami masalah kesehatan mental di kemudian hari.

Seperlima (19 persen) anak-anak menunjukkan harga diri yang rendah dan meragukan kemampuan belajar mereka sendiri.

Dilansir dari Independent, Minggu 29 April 2018, anak laki-laki sama rentannya dengan anak perempuan, laporan dari GL Assessment, penyedia penilaian untuk sekolah.

Penelitian ini dilakukan lebih dari 850.000 anak berusia 7 hingga 14 tahun di Inggris, mengajukan pertanyaan kepada anak-anak terkait dengan bagaimana perasaan mereka tentang diri mereka dan sekolah.

Lebih dari satu dari 20 anak (6 persen) menunjukkan sikap yang sangat buruk terhadap pembelajaran mereka.

Bahkan, memiliki harga diri yang sangat rendah, membuat mereka sangat rentan.

"Saya percaya ada lebih banyak kekhawatiran dan tekanan pada anak-anak dimulai saat mereka masih kecil," ujar Jonny Benjamin, seorang juru kampanye kesehatan mental dalam laporan penelitiannya.

Ketika ditanya mengapa ini mungkin terjadi, Dr Adam Boddison, Kepala Eksekutif Asosiasi Nasional Kebutuhan Pendidikan Khusus, mengatakan tekanan akuntabilitas sekolah telah memainkan peran.

“Untuk anak-anak dan remaja yang berada di sekolah, agenda akuntabilitas tersebut berada pada guru yang menyebabkan siswa merasa tertekan," kata Dr Boddison.

Sementara dalam laporannya, Greg Watson, Kepala Eksekutif GL Assessment mengatakan bahwa hampir seperlima dari murid memiliki perasaan negatif terhadap sekolah dan berjuang dengan isu-isu seperti harga diri dan kemampuan mereka sebagai pelajar.

Isu-isu tersebut seringkali tersembunyi dan akhirnya berdampak besar pada kesehatan Anak.

“Tetapi bukan hanya kinerja akademis yang harus kita khawatirkan. Sikap negatif ini justru yang ditakuti membahayakan kesehatan anak-anak," tambahnya.

#parenting #kesehatan

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN