logo
pr-logo-head
Kamis, 03/05/2018 17:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : SICA HARUM

Usia Tepat Ajarkan Anak Bahasa Asing

img6

Ilustrasi belajar (educationinc.us)

Perkembangan zaman membuat orangtua lebih aktif mengajarkan bahasa asing pada anaknya.

Meskipun masih kecil, anak-anak sering dipaksa menghafal beberapa kosa kata agar terbiasa.

Para ahli dari Massachusetts Intitute of Technology pun melakukan penelitian terkait "masa kritis" pembelajaran bahasa.

Penelitian itu dilakukan dengan cara mengukur kemampuan gramatikal atau tata bahasa 670.000 orang dari berbagai usia dan negara menggunakan kuis.

Para ahli meminta peserta melaporkan usia, durasi belajar bahasa Inggris, dan menjawab soal tata bahasa.

Sekitar 246.000 peserta tumbuh dewasa dengan berbicara Bahasa Inggris, sementara sisanya memiliki kemampuan multibahasa.

Kemudian, para peneliti menemukan jika pembelajaran tata bahasa terkuat ada pada masa kecil dan bertahan hingga masa remaja.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cognition itu mengungkapkan tentang batasan usia yang matang untu belajar bahasa.

Agar mencapai tingkat mahir, anak harus diajarkan bahasa ketika di bawah 10 tahun.

Sedangkan hingga usia 17-18 tahun, anak-anak tetap memiliki keterampilan tinggi dalam memahami tata bahasa dari bahasa baru, namun kemampuannya mulai berkurang.

BACA JUGA : Tujuh Frasa Bahasa Inggris yang Kurang Tepat Diucapkan

Penulis penelitian sekaligus profesor otak dan kognitif, Josh Tenenbaum, mengatakan bahwa hal ini ada hubungannya dengan bertumbuhan biologis.

"Tetapi, mungkin juga berkaitan dengan lingkungan, sosial, dan budaya," ujarnya dikutip dari independent.co.uk.

Meski begitu, bukan berarti orang dewasa tidak berkesempatan belajar bahasa baru.

#Edukasi #parenting

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN