logo
pr-logo-head
Kamis, 17/05/2018 09:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Hobi Mahal Anak Bisa Berbahaya bagi Keluarga

img6

Ilustrasi hobi fotografi (pixabay)

Orang tua seringkali mengirim anaknya kegiatan sepulang sekolah dengan berbagai tujuan.

Biasanya, anak-anak akan diarahkan untuk mengikuti les pelajaran, musik, olahraga, melukis, dan beberapa hobi yang dipilih anaknya.

Tak tanggung, ada beberapa orang tua rela mengeluarkan biaya mahal untuk ini.

Selain itu, ada juga yang memaksakan anaknya mengambil kegiatan lebih dari satu.

Kegiatan ekstra ini memang terlihat sangat baik.

Selain menambah kemampuan anak, waktu luangnya pun dihabiskan dengan hal-hal positif.

Para peneliti menemukan, 88 persen anak usia sekolah dasar memiliki jadwal tambahan hingga lima hari per minggu.

Hampir enam dari sepuluh melakukan kegiatan tambahan di malam hari.

Beberapa anak ada yang mengambil sepak bola, tenis, karate, musik, menggambar, kursus bidang teknologi, dan lainnya.

Sayangnya, penelitian di Universitas York membantah hal positif dari kegiatan tambahan tersebut.

Bahkan, mereka mengatakan jika banyaknya aktivitas itu bisa menyebabkan keluarga hancur.

Menurut peneliti utama Dr.Sharon Wheeler, anak-anak akan terlalu lelah ketika pulang ke rumah.

Sehingga, mereka akan sangat sedikit menghabiskan waktu dengan orang tuanya.

Tak hanya itu, biaya yang mahal juga membuat para orang tua harus bekerja lebih untuk mendapatkan tambahan uang demi kegiatan anaknya.

Maka dari itu, para peneliti pun menganggap suasana rumah akan terasa sangat buruk.

"Orang tua berharap kegiatan ini akan bermanfaat. Tapi penelitian kami menunjukan, kenyataan bisa berbeda," ujar Dr Wheeler dikutip dari independent.co.uk.

#hobi #parenting

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN