logo
pr-logo-head
Sabtu, 26/05/2018 17:00
PENULIS : RANDI MULYADI - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Risiko Tinggal dengan Mertua bagi Perempuan

img6

Ilustrasi mertua (Sumber: themuttonclub.com)

Tinggal bersama mertua atau orang tua setelah menikah menjadi momok bagi sebagian pasangan.

Alasannya, ada beberapa risiko yang bisa terjadi terhadap pasangan Anda.

Sebuah penelitian di Austria menunjukkan, pasangan yang tinggal bersama mertua cenderung memiliki anak lebih sedikit.

Penelitian itu dilakukan terhadap 2,5 juta data rekam medis perempuan berusia produktif (15 sampai 34 tahun) di 14 negara.

Para peneliti itu kemudian mendata jumlah anak, waktu subur yang tersisia, dan berapa lama lagi mereka tinggal bersama mertua.

Melansir romper.com, ada beberapa penyebab yang memengaruhi pasangan tersebut sedikit memiliki anak.

Pertama, perempuan merasa tidak punya banyak tenaga dan materi bila punya anak lagi, sementara mertua juga butuh 'perhatian'.

Kedua, mungkin para pasangan merasa adanya mertua membuat rumah penuh.

Hal ini membuat pasangan merasa tak perlu memiliki anak lagi.

Selain memiliki anak sedikit, penelitian di Jepang yang membahas kesehatan perempuan yang tinggal bersama ibu mertua.

Hasilnya, perempuan berisiko terkena penyakit jantung meningkat.

Bahkan, mereka bisa tiga kali lipat meninggal karena penyakit jantung.

Maka dari itu, tak sedikit para perempuan yang tinggal bersama ibu mertua menjadi rentan stres, lalu memicu penyakit jantung.

#hubungan keluarga #parenting

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

Menuju Smart Government Bersama Pikiran Rakyat_300x250
avatar
Ask The Expert

Mengenal Ghorayeba, Sajian Kue Lebaran Khas Negeri Firaun

Kue ini sering disebut juga sebagai biskuit pasir yang masuk dalam kategori kue kering.

RIKKO RAMADHANA PUTRA
Jumat, 15/06/2018