logo
pr-logo-head
Sabtu, 07/07/2018 13:00
PENULIS : RIKKO RAMADHANA PUTRA - EDITOR : RAHMA PRATIWI

Boleh Dilakukan Ayah, Ini Manfaat Pijat Bayi untuk Kesehatan Buah Hati

img6

Ilustrasi (Pixabay)

Bayi yang baru lahir kerap dipijat oleh ibunya untuk merekatkan hubungan keduanya.

Tak hanya ibu, sejatinya sosok ayah juga perlu melakukan pijat bayi agar hubungan antara bapak dan bayi tersebut berjalan baik.

Namun, apakah hal itu dibolehkan?

Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Kementerian Kesehatan, Dr. dr. Ina Rosalina mengatakan bahwa hal itu sah-sah saja dilakukan oleh seorang ayah.

Menurutnya, selain membangun bounding antara orangtua dan bayi mereka, pijat bayi juga bermanfaat untuk tumbuh kembang optimal bayi.

"Anak dipijat dari ujung kepala sampai kaki. Ada yang mengarah menjauhi atau mendekati jantung. Kalori atau apapun yang dimakan bayi disalurkan, motorik lebih bagus, nafsu makan lebih baik. Saraf di daerah perut kita pijat. Semua sistem saraf jadi bagus," ujar Ina dilansir dari Antara, Sabtu 7 Juli 2018.

Ina menambahkan, baik para ayah maupun ibu tak perlu khawatir melakukan kesalahan saat memijat bayi mereka, karena jika tekniknya benar tak akan membahayakan sang bayi.

Manfaat lain

Spesialis anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Bernie Endyarnie Medise mengatakan, anak yang dipijat memiliki waktu tidur lebih panjang sementara waktu menidurkannya lebih pendek.

Selain itu, bayi juga cepat mengalami peningkatan berat badan.

Beberapa manfaat pijat bayi, lanjutnya, antara lain tangisan berkurang, stres bayi berkurang, nafsu makan lebih tinggi, memperbaiki sistem enzim (di bagian perut) sehingga makanan yang dimakan lebih mudah terabsorbsi.

"Pertambahan berat badan (47 persen lebih tinggi ketimbang bayi yang tidak dipijat) dan kemampuan komunikasi bayi terbentuk," ujar Bernie.

#parenting #kesehatan #Edukasi

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN