logo
pr-logo-head
Jumat, 24/11/2017 10:25
PENULIS : ALESS

Cara Tanamkan Rasa Tanggung Jawab pada Anak

img6

JAKARTA, (PR) - Banyak orang tua yang terkendala mengajarkan anak untuk memiliki rasa tanggung jawab.

Terkadang seorang Anak mudah menyalahkan orang lain jika terjadi sesuatu. 

"Anak-anak di usia emas ini tidak mengerti bahwa setiap orang membuat kesalahan," kata Kate Roberts, Ph.D., seorang psikolog di Boston. 

Dorong anak Anda untuk menghentikan menyalahkan saat bermain dan mulai menerima tanggung jawab.

"Menyalahkan seseorang hanyalah cara mereka untuk menghindari ketidaksetujuan dan konsekuensi negatif," tambahnya.

Dilansir dari Parents, beberapa kiat cerdas ini akan membantu anak Anda beralih dari kata-kata "Bukan saya!" untuk belajar bertanggung jawab atas tindakannya.

Bantu anak Anda membuat kaitan antara apa yang dia lakukan dan apa konsekuensi yang terjadi dengan menunjukkan contoh kehidupan nyata, saran Rachel Robertson, direktur pendidikan dan pengembangan di Bright Horizons Family Solutions di Watertown, Massachusetts. 

Misalnya, Anda bisa mengatakan, "Jika kamu belajar dengan giat, kamu akan mendapat nilai A di sekolah" atau "Jika kamu melompat ke genangan air, sepatumu akan basah."

Anda bisa memintanya untuk memikirkan sebab atau akibat dari situasi tertentu. Semakin banyak pengalaman dalam mengenali sebab dan akibat, semakin mudah baginya untuk bisa melakukan pemikiran sebelum dan sesudah tindakannya sendiri.

1. Mengajarkan kejujuran dengan mudah

Jika Anda ingin anak mengakui kejujuran dengan mudah, cobalah untuk tetap tenang saat mengungkapkan ketidakpuasan Anda terhadap tingkah lakunya yang buruk, saran Philip Dembo, Ph.D., penulis The Real Purpose of Parenting: Buku yang Anda Ingin Orang Tua Anda Baca. 

Menjadi tenang akan membuatnya lebih mudah dan lebih mungkin dengan yang akan dia hadapi di masa depan. 

Biarkan dia tahu setiap orang membuat kesalahan dan yang paling penting adalah bahwa dia jujur, belajar dari situasinya, dan mencoba memperbaiki kesalahannya.

Kemudian, diskusikan apa yang bisa dia lakukan secara berbeda, bagaimana dia bisa membuatnya lebih baik, dan konsekuensinya.

Jangan lupa untuk memuji kejujurannya jika dia mengakui tindakannya.

#

KOMENTAR

ARTIKEL LAIN

img1

PARENTING

Risiko Menitipkan Anak pada Kakek Nenek

Senin, 27/11/2017 15:00
img1

PARENTING

Kiat Mendidik Keuangan Anak Sejak Dini

Rabu, 29/11/2017 13:30